KUPANG — Irjen Pol. Rudi Darmoko meninjau langsung fasilitas sumur bor yang dibangun jajaran Polda NTT di Desa Benu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. Dalam kunjungan itu, ia menyambangi rumah salah satu warga penerima manfaat dan melihat air bersih yang kini mengalir dari sumur bor tersebut.
Warga yang ditemui Kapolda menuturkan pengalaman pahit bertahun-tahun mencari air. Sebelum sumur bor tersedia, mereka harus berjalan jauh menuju aliran sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kemarau dan Banjir Sama-sama Menyulitkan Warga
Kesulitan mengambil air memuncak pada musim kemarau. Warga terpaksa menggali lubang di pinggir sungai dan menyaring air secara manual agar layak dipakai.
Saat musim hujan, persoalan tak berkurang. Air sungai menjadi keruh dan kerap meluap akibat banjir, sehingga warga harus menunggu surut sebelum bisa mengambil air.
"Dulu memang rumit sekali, Pak, karena jalannya jauh ke kali. Kalau musim hujan kami justru menderita karena air sungai keruh dan banjir. Kami harus menunggu airnya surut dan menggali mata air di pinggir kali sampai jernih, baru bisa ditimba," kata warga tersebut.
Jerigen 20 Liter untuk Memasak hingga Minum Ternak
Air yang diambil memakai jerigen berkapasitas 20 liter dipakai untuk memasak, minum, mandi, hingga memberi minum ternak. Pengambilan dilakukan bergantian oleh anggota keluarga setiap hari.
Mendengar cerita itu, Kapolda NTT ikut mengisi air dari sumur bor ke jerigen milik warga. Ia bahkan mengantarkan air tersebut sampai ke area dapur rumah warga.
Selain sumur bor, Irjen Pol. Rudi Darmoko meninjau fasilitas sanitasi dan kamar mandi warga. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi kebutuhan dasar masyarakat setempat.
Respons Warga: Hidup Kami Lebih Baik
Bantuan sumur bor disambut haru warga Desa Benu. Mereka menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda NTT yang dinilai membantu mengatasi persoalan air bersih di kampung mereka.
"Kami sangat bersyukur karena Bapak Kapolda sudah membantu dan memperhatikan kami masyarakat kecil. Sekarang hidup kami jadi lebih baik dan tidak perlu jauh-jauh lagi mengambil air. Puji Tuhan, semoga Bapak Kapolda sekeluarga selalu dilindungi Tuhan dan diberikan kesehatan," ujar warga.
Fasilitas sumur bor itu menjadi sumber air baru bagi warga Desa Benu yang sebelumnya bergantung pada aliran sungai. Polda NTT belum menyampaikan rencana penambahan titik sumur bor di desa lain.