KUPANG — Puluhan anak yatim dan penyandang disabilitas di Kota Kupang mendapatkan santunan langsung dari Kanwil Kemenag NTT dan BMH NTT. Bantuan berupa uang tunai, perlengkapan alat tulis, serta tas sekolah diberikan dalam kegiatan Peaceful Muharram yang mengusung tema “Menebar Maslahat dan Menguatkan Umat”.
Apa Isi Paket Santunan untuk Anak Yatim dan Disabilitas?
Setiap paket santunan yang dibagikan berisi uang tunai, alat tulis, dan tas sekolah. Bantuan ini difokuskan untuk menunjang kebutuhan pendidikan anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Penerima manfaat tampak antusias menerima bantuan tersebut di halaman Kanwil Kemenag NTT.
Sinergi Kemenag dan BMH: Komitmen Berbagi di Bulan Muharram
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kanwil Kemenag NTT, Artadi Wijaya, menekankan bahwa berbagi merupakan ajaran universal semua agama. “Sedekah perlu dilandasi niat yang tulus dan ikhlas, disalurkan kepada pihak yang tepat, serta menghadirkan kepuasan batin karena dapat berbagi dengan sesama yang membutuhkan,” ujarnya dalam sambutan.
Kepala Perwakilan BMH NTT, Hairudin, menyebut kolaborasi ini sebagai komitmen bersama menghadirkan program kemaslahatan. “Muharram adalah bulan yang mengajarkan kepedulian dan kasih sayang. Melalui sinergi ini, kami berharap semakin banyak anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas yang merasakan kebahagiaan serta perhatian dari umat,” kata Hairudin.
Selain Santunan, Ada Tausiah dan Sosialisasi Wakaf
Rangkaian kegiatan tidak hanya sebatas penyerahan bantuan. Acara juga diisi tausiah oleh Ustadz Syaifullah Zain, Lc., yang membahas keutamaan bulan Muharram. Sosialisasi Bulan Wakaf turut digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang peran wakaf dalam pembangunan dan kesejahteraan umat.
Kolaborasi antara BMH NTT dan Kanwil Kemenag NTT ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi lembaga lain untuk memperkuat budaya gotong royong. Penyaluran bantuan secara berkelanjutan dinilai penting untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat di NTT.