NUSA TENGGARA TIMUR — Insiden ini terjadi di kawasan pelabuhan perikanan utama di Provinsi Manabí. Otoritas setempat mulai menyelidiki dugaan penyebab kebakaran yang diduga berasal dari aktivitas pengelasan di area pelabuhan pada Sabtu siang waktu setempat.
Api Menjalar Cepat, Nelayan Kehilangan Alat Produksi
Kapal-kapal yang terbakar sebagian besar merupakan perahu nelayan tradisional yang terbuat dari kayu dan fiberglass. Material ini membuat api menyebar dengan cepat dari satu kapal ke kapal lainnya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah pusat Ekuador mengenai total kerugian materi yang ditimbulkan. Namun, para nelayan setempat menyebutkan bahwa kejadian ini melumpuhkan aktivitas penangkapan ikan di kawasan tersebut untuk beberapa pekan ke depan.
Dua Korban Luka, Evakuasi Berlangsung Berjam-jam
Kedua korban luka diketahui berada di dekat titik awal kebakaran saat insiden terjadi. Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Rodríguez Zambrano di Kota Manta untuk mendapatkan perawatan intensif. Kondisi kedua korban dilaporkan stabil.
Proses pemadaman api berlangsung selama beberapa jam melibatkan puluhan personel pemadam kebakaran dan bantuan dari kapal pemadam milik angkatan laut Ekuador. Otoritas pelabuhan juga menutup akses masuk dan keluar kapal selama proses pendinginan area.
Penyebab Diduga Korsleting Akibat Pengelasan
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran setempat mengatakan bahwa indikasi awal menunjukkan percikan api dari pekerjaan las di salah satu dermaga menjadi pemicu utama. Percikan tersebut diduga mengenai tumpahan bahan bakar atau material mudah terbakar di sekitar kapal.
Pihak kepolisian dan tim forensik telah memasang garis polisi di area kejadian untuk mengumpulkan barang bukti. Investigasi lebih lanjut masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti serta kemungkinan adanya kelalaian prosedur keselamatan kerja di pelabuhan.
Peristiwa ini menjadi kebakaran terbesar di Pelabuhan Manta dalam satu dekade terakhir. Pemerintah daerah berjanji akan memberikan bantuan darurat kepada para nelayan yang kapalnya hangus, termasuk penyediaan kapal pengganti sementara dan akses kredit lunak.