KUPANG — Mobil perpustakaan keliling itu akan beroperasi menjangkau taman baca dan komunitas di berbagai wilayah NTT. Peluncuran Literamove menjadi salah satu program utama BI NTT untuk memperluas akses literasi, khususnya bagi anak-anak dan pelajar yang tinggal di daerah dengan keterbatasan fasilitas bacaan.
Bantuan 1.000 Buku dan Perlombaan Kreativitas
Dalam acara yang digelar di Lippo Plaza Kupang itu, BI bersama Pemerintah Provinsi NTT, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), dan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Literasi menyerahkan bantuan 1.000 buku bacaan secara simbolis. Buku-buku itu akan didistribusikan ke taman dan komunitas baca di NTT.
Selain peluncuran Literamove, perayaan World Book Day 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai lomba. Mulai dari lomba mewarnai, mendongeng, pidato, hingga film pendek. Kegiatan ini dirancang untuk mendorong kreativitas dan daya pikir kritis generasi muda.
Bedah Buku Bersama Dee Lestari
Puncak acara diisi sesi bedah buku bersama penulis Dee Lestari. Ratusan peserta yang hadir tampak antusias mengikuti diskusi. Dalam sesi tersebut, Dee Lestari membagikan pandangannya tentang pentingnya membaca, menulis, dan keberanian menuangkan gagasan sebagai bagian dari proses membangun generasi yang kreatif.
Bunda Literasi Apresiasi Program Dekat dengan Masyarakat
Bunda Literasi Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, menyampaikan apresiasi terhadap program-program literasi yang dinilainya dekat dengan masyarakat. Menurutnya, langkah ini penting untuk menumbuhkan minat baca dan semangat belajar generasi muda NTT.
Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Rio Khasananda, menambahkan bahwa literasi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berkelanjutan. “Literasi diharapkan tidak hanya menjadi kemampuan dasar, tetapi juga fondasi dalam membangun generasi NTT yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
270 Mahasiswa Resmi Masuk Program GenBI
Pada kesempatan yang sama, BI NTT juga meresmikan program Generasi Baru Indonesia (GenBI) kepada 270 mahasiswa penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari komitmen BI dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia di NTT.
Gubernur NTT yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus diiringi dengan pembentukan karakter, integritas, dan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.
Target Literamove: Mendekatkan Budaya Membaca
Kehadiran Literamove diharapkan menjadi sarana edukasi yang interaktif dan menyenangkan. BI NTT menargetkan mobil literasi ini bisa menjangkau pelajar di wilayah-wilayah yang selama ini minim akses terhadap buku bacaan berkualitas.
Melalui penyelenggaraan World Book Day 2026, BI NTT berharap semangat literasi terus tumbuh menjadi gerakan kolaboratif yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Nusa Tenggara Timur.