Polda NTT Edukasi 7 Pesan Keselamatan Berlalu Lintas ke Pelajar SMP Negeri 15 Kupang

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 15:31:31 WIB
Ipda Wira Setyawan memimpin penyampaian materi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar SMP Negeri 15 Kupang.

KUPANG — Inspektur upacara Ipda Wira Setyawan memimpin langsung penyampaian materi keselamatan berlalu lintas di halaman SMP Negeri 15 Kupang. Edukasi menyasar pelajar sebagai kelompok paling rentan terhadap risiko kecelakaan di jalan raya.

Kegiatan diikuti kepala sekolah, guru, staf, personel Ditlantas Polda NTT, serta seluruh pelajar. Pendekatan melalui upacara bendera dipilih agar pesan disiplin masuk lewat rutinitas sekolah, bukan ceramah terpisah.

Tujuh Pesan Keselamatan yang Disampaikan ke Pelajar

Dalam amanatnya, Ipda Wira Setyawan menyampaikan sejumlah imbauan konkret kepada para siswa. Pesan-pesan itu menyentuh kebiasaan harian yang paling sering menjadi pemicu kecelakaan pelajar.

  • Mematuhi peraturan lalu lintas di semua kondisi
  • Menggunakan helm berstandar SNI, baik sebagai pengendara maupun penumpang sepeda motor
  • Tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi syarat usia dan memiliki SIM
  • Tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara
  • Tidak melawan arus lalu lintas
  • Mematuhi rambu-rambu dan lampu lalu lintas
  • Menjadikan keselamatan di jalan sebagai tanggung jawab bersama

Para pelajar juga diminta tidak hanya menerapkan disiplin untuk diri sendiri. Mereka didorong mengingatkan keluarga dan lingkungan pergaulan agar mengutamakan keselamatan.

Bagian dari Quick Wins Kapolri 2026

Edukasi di SMP Negeri 15 Kupang merupakan bagian dari dukungan terhadap program Quick Wins Kapolri Tahun 2026. Program itu menempatkan langkah preventif dan edukatif sebagai cara meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda.

Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin menilai pembinaan kepada pelajar berperan penting dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab. Menurutnya, kesadaran berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini agar pelajar memahami bahwa mematuhi aturan bukan sekadar kewajiban.

Ia menyebut kepatuhan terhadap aturan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Melalui edukasi di lingkungan sekolah, Polri mendorong siswa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Sekolah Minta Edukasi Berlanjut

Pihak SMP Negeri 15 Kupang menyampaikan apresiasi atas sosialisasi keselamatan berlalu lintas dari Ditlantas Polda NTT. Sekolah berharap kegiatan serupa berjalan berkelanjutan, termasuk melalui pendampingan yang membantu siswa memahami aturan lalu lintas.

Sinergi kepolisian dan sekolah dinilai penting untuk membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik. Kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial menjadi bagian yang sama pentingnya.

Polda NTT menempatkan edukasi melalui upacara bendera sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Pendekatan edukatif dan preventif itu diarahkan untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Nusa Tenggara Timur.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: tribratanewsntt.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top