KUPANG — Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menerima audiensi jajaran direksi PT Agrinas Palma Nusantara di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kota Kupang. Pertemuan itu menjadi forum diskusi strategis perluasan kesempatan kerja bagi tenaga kerja asal NTT di sektor perkebunan kelapa sawit nasional. Agenda lain yang dibahas adalah kolaborasi penanganan isu sosial-ekonomi masyarakat.
Gubernur Melki Laka Lena hadir mengenakan seragam dinas harian cokelat khaki, berhadapan langsung dengan Mayjen TNI (Purn) Cucu Somantri yang memakai kemeja putih formal. Suasana audiensi berlangsung hangat dan bernuansa kekeluargaan, dengan hidangan teh hangat serta kudapan lokal di meja utama berornamen kayu.
PT Agrinas Palma Nusantara menawarkan ruang penyerapan tenaga kerja di berbagai unit perkebunan kelapa sawit yang tersebar di wilayah Papua, Kalimantan, Sulawesi, hingga Sumatera. Gubernur Melki menyambut baik komitmen perusahaan tersebut sebagai jalur kerja bagi anak-anak NTT.
Menurut Gubernur, peluang kerja ini tidak berhenti pada pertemuan di Kupang. Pemprov NTT akan menindaklanjutinya secara terstruktur hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
“Kami membahas peluang kerja bagi anak-anak NTT di perkebunan kelapa sawit Agrinas Palma Nusantara di Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Pemprov NTT akan berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota untuk menyiapkan calon tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan,” ujar Gubernur Melki Laka Lena saat ditemui di lokasi kegiatan.
Penyiapan sumber daya manusia daerah menjadi fokus konsolidasi kedua pimpinan dalam pertemuan tersebut. Keduanya tampak berdiri berdampingan saat membahas program penyiapan tenaga kerja.
Skema koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota diharapkan membuat proses rekrutmen berjalan sesuai kualifikasi yang diminta perusahaan. Dengan begitu, tenaga kerja asal NTT tidak hanya terkirim, tetapi juga siap mengisi posisi yang tersedia di unit perkebunan.
Pemprov NTT belum merinci jumlah formasi maupun jadwal pendaftaran yang akan dibuka. Rincian itu akan menyusul setelah koordinasi dengan para bupati dan wali kota selesai dilakukan.