Test Drive Porsche Cayenne Turbo EV: SUV Terkencang Porsche, 0-100 Km/jam Cuma 2,1 Detik

Penulis: Chandra Kusuma  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:05:01 WIB
Porsche Cayenne Turbo EV melaju di aspal berkelok Aspen, Colorado, untuk uji coba jurnalis.

NUSA TENGGARA TIMUR — Porsche akhirnya membuka pintu untuk jurnalis dunia menjajal Cayenne Electric versi Turbo, dan kami termasuk di dalamnya. Alih-alih sekadar test drive di sirkuit, Porsche menyiapkan rute pegunungan sepanjang 400 kilometer di Aspen, Colorado, mencakup aspal berkelok dan jalur tanah. SUV flagship dengan harga dasar USD 163.000 atau sekitar Rp 2,6 miliar ini memang dirancang untuk membuktikan diri sebagai mobil paling serba bisa di kelasnya.

Tenaga 1.139 Hp Hanya Muncul Saat Launch Control, Begini Cara Kerjanya

Klaim "Porsche paling bertenaga sepanjang sejarah" perlu dibaca dengan teliti. Dalam mode berkendara normal, motor listrik gandanya menyemburkan 844 hp. Angka 1.139 hp baru muncul saat tombol Launch Control diaktifkan, dan itu hanya bertahan beberapa detik. Ada juga fitur Push-to-Pass di setir yang memberikan tambahan 176 hp selama 10 detik untuk menyalip.

Untuk penggunaan harian, 844 hp sudah lebih dari cukup. Menyalip truk semi di kecepatan 80 mph terasa sangat mudah, bahkan menanjak curam pun tidak membuat motor listriknya bekerja keras. Di jalanan tanah, kombinasi tenaga tanpa batas dan suspensi udara adaptif membuat SUV raksasa ini terasa lincah seperti mobil rally.

Rekor Baru untuk SUV: Grip 1,05 G dan Rem Setara Corvette ZR1

Hasil pengujian independen dari Car and Driver menunjukkan angka yang luar biasa. Selain akselerasi 0-60 mph dalam 2,1 detik dan quarter mile 9,5 detik, Cayenne Turbo EV juga mencatatkan jarak pengereman 70-0 mph hanya 140 kaki—sama persis dengan Corvette ZR1. Daya cengkeram lateralnya mencapai 1,05 G, rekor tertinggi untuk kategori SUV di majalah tersebut.

Artinya, SUV ini lebih cepat dari Lamborghini Revuelto dan Corvette ZR1 yang bertenaga 1.064 hp. Kecepatan puncaknya sendiri dibatasi di angka 260 km/jam, sebuah angka yang hanya relevan di sirkuit.

Teknologi Pengisian Daya Tercepat: 10-80 Persen Hanya 16 Menit

Porsche tetap menjadi pemimpin di bidang pengisian daya. Sistem 800V pada Cayenne Turbo EV mampu menyerap daya hingga 400 kW pada charger yang mendukung. Porsche mengklaim waktu pengisian 10-80 persen bisa selesai dalam waktu kurang dari 16 menit, setara dengan charger ultra-cepat buatan China.

Sayangnya, dalam pengujian kami hanya menemukan charger 400V dengan output 200 kW, jadi kami belum bisa membuktikan klaim tersebut secara langsung. Namun, fitur Plug and Charge sudah terpasang, artinya pemilik bisa langsung mencolokkan kabel di Tesla Supercharger atau Electrify America tanpa aplikasi tambahan.

Untuk pengisian di rumah, tersedia onboard charger 19,2 kW yang bisa mengisi penuh baterai semalaman. Porsche juga menawarkan opsi pengisian induktif nirkabel 11 kW dengan efisiensi hingga 90 persen.

Bukan Tanpa Kekurangan: Setir yang Rumit dan Desain Terlalu Kalem

Ada beberapa hal yang mengganggu pengalaman berkendara. Klaster instrumen digitalnya terasa terlalu ramai dan butuh waktu untuk membiasakan diri. Integrasi Android Automotive dengan Apple CarPlay juga kadang membingungkan karena dua sistem berjalan bersamaan.

Dari segi desain, SUV ini terlalu kalem untuk banderol Rp 2,6 miliar. "Terlalu Clark Kent, kurang Superman," kata kami dalam pengujian. Tidak ada elemen visual yang mencolok selain kaliper rem berwarna dan winglet kecil. Padahal, untuk harga segitu, pembeli berhak mendapatkan tampilan yang lebih agresif.

Satu keluhan lagi: akselerasi maksimal hanya bisa diakses lewat mode khusus. Saat pedal diinjak penuh, kami ingin semua elektron langsung mengalir tanpa harus menekan tombol di setir. Penumpang yang sedang melihat ponsel saat pengemudi menyalip pasti akan merasakan lehernya sakit.

Terlepas dari kekurangan tersebut, rekayasa di balik Cayenne Turbo EV ini nyata dan mengesankan. Ini bukan sekadar SUV cepat, melainkan sebuah pernyataan teknologi dari Porsche.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top