NUSA TENGGARA TIMUR — FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 September hingga 4 Oktober 2026. Kompetisi ini masuk dalam kalender internasional FIFA pada 24 September hingga 4 Oktober, sehingga klub-klub di seluruh dunia wajib melepas pemain yang dipanggil tim nasional.
Konsekuensinya, Timnas Indonesia bisa menurunkan skuad terbaiknya, termasuk para pemain yang berkarier di Eropa. Ini menjadi salah satu daya tarik utama turnamen anyar besutan FIFA tersebut.
FIFA menyiapkan total hadiah US$ 1 juta atau setara Rp 17,8 miliar bagi juara Divisi Premier. Delapan tim akan bersaing di dua grup yang masing-masing berisi empat kontestan.
Setiap peserta menjalani tiga laga di babak penyisihan. Pemuncak klasemen tiap grup langsung bertemu di partai final tanpa melalui semifinal.
Divisi Premier diikuti enam negara anggota AFF dengan peringkat FIFA tertinggi dan dua tim undangan dari Asia. Seluruh pertandingan divisi ini dipusatkan di Jakarta dan Bandung.
Dengan skema ini, laga pembuka hingga final akan menggunakan dua venue utama: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, serta Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Selain Divisi Premier, FIFA ASEAN Cup 2026 juga menghadirkan Divisi Challenge yang digelar di Hong Kong. Enam tim berpartisipasi: lima negara AFF berperingkat FIFA terendah plus satu tim undangan dari FIFA.
Formatnya dua grup berisi tiga tim, dengan dua laga di fase grup. Pemenang grup melaju ke final memperebutkan gelar Divisi Challenge.
Pembagian dua divisi ini memastikan seluruh anggota AFF mendapatkan jatah tampil di turnamen perdana FIFA ASEAN Cup. Indonesia, sebagai tuan rumah Divisi Premier, dipastikan menjadi salah satu unggulan di hadapan pendukung sendiri.