KUPANG — Empat wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) masuk dalam daftar peringatan dini angin kencang yang dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang. Daerah terdampak meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Kabupaten Sabu Raijua.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Frengki, menyebutkan angin diprakirakan bertiup dari arah timur hingga selatan. Kecepatannya bervariasi antara 30 hingga 50 kilometer per jam, yang masuk kategori kencang dan berpotensi mengganggu aktivitas di luar ruangan.
"Kami mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun melakukan perjalanan," ujar Frengki dalam rilis resminya.
Meski angin kencang mengancam sejumlah pesisir, prakiraan cuaca umum di NTT pada hari yang sama justru didominasi cerah berawan. Kondisi ini berlaku sejak pagi, siang, sore, hingga dini hari.
Namun, BMKG mengingatkan adanya potensi kabut pada dini hari di tiga wilayah, yakni Soe, Bajawa, dan Ruteng. Kabut diperkirakan bisa menurunkan jarak pandang secara signifikan, terutama bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut pada waktu-waktu rawan.
Suhu udara di NTT pada Minggu ini berkisar antara 18 hingga 33 derajat Celsius. Namun, wilayah Manggarai, Ngada, dan sejumlah daerah dataran tinggi diprakirakan memiliki suhu lebih rendah, yakni 13 hingga 25 derajat Celsius. Perbedaan suhu yang mencolok ini perlu diantisipasi, terutama bagi warga yang bepergian antarwilayah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca terkini melalui siaran RRI dan kanal resmi BMKG sebagai acuan dalam merencanakan aktivitas harian. Masyarakat di pesisir Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua diminta tidak memaksakan diri melaut jika angin mulai terasa kencang.