KUPANG — Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa listrik kini bukan lagi kebutuhan sekunder, melainkan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung penyaluran Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Sumba Barat Daya, Rabu.
Setiap sambungan listrik yang dibiayai melalui APBD Provinsi NTT senilai sekitar Rp1,7 juta. Nominal tersebut mencakup pengadaan dan pemasangan meteran listrik berdaya 450 VA untuk 140 kepala keluarga pada Tahun Anggaran 2025.
Selain mendapatkan sambungan baru, setiap penerima manfaat juga memperoleh instalasi rumah berupa tiga titik lampu dan satu kotak kontak. Pemerintah juga menyertakan pemeriksaan dan pengujian instalasi, Sertifikat Laik Operasi (SLO), biaya penyambungan ke PLN, serta token listrik perdana secara gratis.
Salah satu penerima, Paulus Bili, mengungkapkan bahwa bantuan ini berawal dari pengaduan yang ia sampaikan melalui Platform MeJa Rakyat (Melki-Johni Melayani Masyarakat) pada Desember 2025. Pemerintah kemudian melakukan survei lapangan sebelum menetapkan keluarganya sebagai penerima.
"Respons pemerintah sangat cepat. Sekarang anak-anak sudah bisa belajar pada malam hari dengan lebih baik dan kebutuhan sehari-hari di rumah juga jauh lebih terbantu," kata Paulus.
Platform MeJa Rakyat merupakan kanal pengaduan yang dibentuk Pemprov NTT untuk menerima aspirasi, kritik, saran, dan pengaduan masyarakat terkait pelayanan publik.
Program BPBL merupakan hasil sinergi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pemerintah Provinsi NTT, dan PT PLN (Persero). Program ini diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang terdaftar dalam DTKS.
Wakil Bupati Sumba Barat Daya Dominikus Alpawan Rangga Kaka mengapresiasi dukungan Pemprov NTT. Menurutnya, bantuan listrik ini sangat bermanfaat dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup para penerima.
Anastasia Djangga Dewa, penerima manfaat lainnya, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. "Terima kasih banyak, Bapak Gubernur. Rumah saya sekarang sudah tidak gelap lagi," ujarnya.