NUSA TENGGARA TIMUR — Keputusan perpanjangan kontrak ini diumumkan Persija pada Kamis (18/6/2026) melalui media daring @ngomonginpersija. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Macan Kemayoran menghadapi kompetisi musim depan yang disebut-sebut akan lebih berat.
Dari tiga pemain asing yang bertahan, Fabio Colonego menjadi yang paling diistimewakan. Bek asal Brasil itu mendapatkan kontrak berdurasi dua musim—lebih lama ketimbang Paulo Ricardo dan Van Basty Souza yang hanya dikontrak satu musim.
Keputusan ini memberi sinyal bahwa STY melihat Colonego sebagai bagian dari rencana jangka panjang. Sementara Souza dan Paulo harus membuktikan performa konsisten jika ingin bertahan lebih lama di ibu kota.
Di sektor pemain lokal, Persija mempertahankan Rayhan Hanan dengan kontrak terpanjang di antara keempat pemain, yakni tiga musim. Langkah ini menunjukkan kepercayaan tinggi STY terhadap pemain muda tersebut untuk menjadi tulang punggung skuad.
“Persija perpanjang kontrak 3 pemain asing dan 1 pemain lokal,” tulis akun @ngomonginpersija di platform X, Kamis (18/6/2026).
Selain mempertahankan pemain lama, STY juga mendatangkan amunisi baru. Mariano Peralta, pemain bintang Super League 2025/2026, resmi bergabung setelah musim lalu mencetak 20 gol dan 14 assist dalam 34 pertandingan.
“Peralta memang sudah dapat kontrak dari Persija, kita sambut dengan senang hati,” ucap STY pada Rabu (18/6/2026) seusai sesi latihan Persija.
STY belum menutup pintu untuk mendatangkan pemain baru. Namun, ia masih enggan membeberkan nama-nama yang tengah didekati manajemen.
“Masalah pemain berapa jadinya kita belum bisa memastikan, masih berdiskusi,” sambung pelatih asal Korea Selatan itu.
Persija juga telah menyusun menu latihan khusus dan melakukan pembersihan terhadap pemain asing yang tidak masuk rencana. Langkah ini menjadi fondasi awal STY membangun skuad kompetitif untuk Super League 2025/2026.