PSI Percepat Agenda Internal Jelang Jokowi Resmi Berjaket Partai, Grace Natalie Buka Suara

Penulis: Chandra Kusuma  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:42:31 WIB
Grace Natalie menyatakan proses peresmian Jokowi sebagai kader PSI sedang dipercepat.

NUSA TENGGARA TIMUR — Grace Natalie menyatakan proses peresmian Jokowi sebagai bagian dari PSI sudah di depan mata. “Pak Jokowi akan resmi pakai jaket PSI. Tapi ada yang dipercepat dulu,” ujarnya dalam sebuah kesempatan, Selasa (18/6). Ia tidak merinci secara gamblang agenda apa yang dimaksud, namun menegaskan bahwa partai sedang bekerja untuk menyelesaikan tahapan administratif dan simbolis yang diperlukan.

Persiapan di Balik Layar Sebelum Deklarasi

Menurut Grace, percepatan ini diperlukan agar transisi Jokowi menjadi kader PSI berjalan mulus dan tidak menimbulkan kegaduhan politik. Ia mengindikasikan bahwa partai tengah mematangkan struktur kepengurusan dan program kerja yang akan langsung diampu oleh Presiden ketujuh RI tersebut. “Semua harus siap, termasuk perangkat partai di tingkat pusat dan daerah,” kata Grace.

Langkah ini dinilai sebagai sinyal bahwa Jokowi tidak hanya menjadi simbol, tetapi akan aktif dalam pengambilan keputusan strategis partai. Sejumlah pengamat menduga percepatan ini juga terkait dengan kebutuhan PSI untuk memanfaatkan momentum elektoral menjelang Pilkada serentak 2024.

Manuver Politik atau Strategi Elektoral?

Pengumuman Grace datang di tengah spekulasi bahwa Jokowi ingin memiliki kendaraan politik yang solid pasca masa jabatannya sebagai presiden berakhir. PSI, yang selama ini dikenal sebagai partai anak muda, dinilai membutuhkan figur senior seperti Jokowi untuk memperluas basis pemilih. “Ini bukan sekadar seremoni. Ada kalkulasi politik yang matang,” ujar seorang sumber internal partai yang enggan disebut namanya.

Namun, Grace membantah bahwa percepatan ini bersifat dadakan. Ia mengklaim prosesnya sudah direncanakan sejak lama dan tinggal menunggu waktu yang tepat. “Kami tidak ingin terburu-buru, tapi juga tidak boleh terlalu lambat. Momentum harus ditangkap,” tegasnya.

Dampak terhadap Peta Politik Nasional

Langkah Jokowi berjaket PSI diprediksi akan mengubah konstelasi koalisi partai politik pendukung pemerintah. Sejumlah partai di Koalisi Indonesia Maju (KIM) mulai melakukan konsolidasi internal untuk mengantisipasi pergeseran pengaruh. “Ini bisa menjadi game changer, terutama dalam penentuan calon kepala daerah di Pilkada,” kata analis politik dari Universitas Indonesia.

Hingga berita ini diturunkan, Istana Kepresidenan belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana Jokowi bergabung dengan PSI. Sekretariat Kabinet juga enggan mengonfirmasi jadwal deklarasi yang disebut-sebut akan digelar dalam waktu dekat.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top