Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Capai 1.500 Meter, Warga Diimbau Waspada

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 18:23:34 WIB
Kolom abu setinggi 1.500 meter terlihat saat Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi di Flores Timur.

FLORES TIMUR — Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Erupsi yang terjadi pada Selasa pekan lalu memuntahkan kolom abu setinggi 1.500 meter dari puncak, mengancam keselamatan warga di beberapa desa sekitar.

Apa Dampak Langsung Erupsi bagi Warga Sekitar?

PVMBG melaporkan bahwa abu vulkanik dari erupsi ini terbawa angin ke arah barat laut dan barat daya. Warga di desa-desa yang berada di jalur sebaran abu diminta untuk tetap berada di dalam rumah dan menggunakan masker jika harus keluar.

Belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan bangunan akibat erupsi kali ini. Namun, hujan abu tipis dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas pertanian dan kesehatan pernapasan warga.

Mengapa Gunung Lewotobi Laki-Laki Masih Berstatus Siaga?

Hingga saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berada di Level III atau Siaga. PVMBG merekomendasikan agar tidak ada aktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat erupsi, serta perluasan sektoral 3 kilometer ke arah barat laut dan utara.

Rekomendasi ini dikeluarkan karena potensi bahaya berupa lontaran batu pijar, guguran lava, dan awan panas masih tinggi. Warga di sekitar sungai yang berhulu di puncak gunung juga diimbau mewaspadai potensi lahar hujan saat musim hujan.

Berapa Kali Gunung Ini Erupsi dalam Sebulan Terakhir?

Erupsi pada Selasa pekan lalu merupakan bagian dari rangkaian aktivitas vulkanik yang meningkat sejak beberapa pekan sebelumnya. PVMBG mencatat frekuensi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki cenderung fluktuatif, dengan beberapa kali letusan disertai gempa vulkanik dangkal dan dalam.

Masyarakat di Kabupaten Flores Timur dan sekitarnya diimbau untuk tidak terpancing informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu merujuk pada data resmi dari PVMBG. Pemerintah daerah setempat telah menyiagakan posko pengungsian dan logistik untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan status.

Apakah aktivitas penerbangan di Bandara Wunopaka terdampak?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan penutupan bandara atau pengalihan rute penerbangan di Bandara Wunopaka, Larantuka. Namun, PVMBG mengingatkan maskapai penerbangan untuk mewaspadai sebaran abu vulkanik yang dapat mengganggu jarak pandang dan mesin pesawat.

Apa yang harus dilakukan warga jika terjadi hujan abu?

PVMBG merekomendasikan warga untuk mengenakan masker atau kain basah saat beraktivitas di luar rumah untuk melindungi saluran pernapasan. Selain itu, tutup sumber air bersih dan bersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang menumpuk untuk mencegah ambruk.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: portalpekalongan.pikiran-rakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top