JAKARTA — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani (TWH) Tahun 2026 bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungannya. Program ini menyasar tenaga kependidikan yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik ke jenjang magister (S2) dan doktor (S3). Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id.
Beasiswa TWH 2026 tidak terbuka untuk semua ASN, melainkan khusus bagi PNS aktif di lingkungan Kemdiktisaintek. Sasaran utamanya adalah tenaga kependidikan (tendik) di unit utama kementerian, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Untuk program magister, peserta berasal dari tendik PNS di seluruh unit tersebut. Sementara program doktor hanya diperuntukkan bagi pegawai PNS di unit utama Kemdiktisaintek dan LLDIKTI.
Pelamar wajib berstatus PNS aktif dan tidak sedang menjalani sanksi hukum. Nilai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) minimal harus "Baik". Batas usia pendaftar adalah 47 tahun untuk S2 dan 50 tahun untuk S3.
Calon peserta juga harus sudah menyelesaikan pendidikan sebelumnya sesuai jenjang yang dilamar. Selain itu, surat izin atau tugas belajar dari instansi terkait menjadi dokumen wajib yang harus dilampirkan.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi Kemdiktisaintek. Calon peserta perlu membuat akun terlebih dahulu, mengunggah seluruh dokumen persyaratan, dan mengikuti tahapan seleksi sesuai petunjuk teknis yang ditetapkan panitia.
Program ini merupakan bagian dari upaya Kemdiktisaintek meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi nasional. Beasiswa TWH difokuskan pada peningkatan kualifikasi tenaga kependidikan dan PNS agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026 dibuka mulai 24 April hingga 30 Juni 2026. Calon pendaftar disarankan segera melengkapi dokumen dan tidak menunggu mendekati batas akhir untuk menghindari kendala teknis.