KUPANG — Karo SDM Polda NTT Kombes Pol. Dr. H. Juli Agung Pramono secara resmi membuka Rakernis Humas 2026 di Hotel Sylvia Kupang. Dalam sambutannya, ia membacakan amanat Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko yang menegaskan bahwa fungsi kehumasan tidak lagi sekadar penyambung informasi.
“Di era digital saat ini, Humas Polri bukan hanya menjadi penyambung informasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik, menjaga ruang digital yang sehat, serta menumbuhkan optimisme dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol. Juli Agung di hadapan para pejabat utama Polda NTT, Kasi Humas Polres jajaran, dan personel pengemban fungsi kehumasan.
Rakernis tahun ini mengusung tema “Strategi Humas Polda NTT dalam Rangka Mewujudkan Literasi Digital Guna Terpeliharanya Polda NTT Penuh Kasih.” Menurut Kapolda NTT, tema ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk merespons perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang kian pesat.
Kapolda menekankan bahwa literasi digital bukan hanya soal kemampuan teknis menggunakan gawai atau platform. Lebih dari itu, humas harus mampu menyaring informasi, menangkal hoaks, serta membangun komunikasi yang positif dan mencerdaskan masyarakat.
Konsep “Polda NTT Penuh Kasih” pun kembali ditegaskan bukan sekadar slogan. “Humas Polda NTT harus menjadi pelaku utama dalam menyebarkan narasi kebaikan, menumbuhkan empati sosial, dan menampilkan wajah Polri yang humanis, responsif, serta dekat dengan masyarakat,” lanjut Kombes Pol. Juli Agung mengutip amanat Kapolda.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTT juga menyampaikan tiga pedoman utama yang harus dipegang seluruh personel. Pedoman itu dikenal sebagai Commander Wish Kapolda NTT: berbuat baik untuk diri sendiri, berbuat baik untuk institusi, dan berbuat baik untuk NKRI.
Karo SDM Polda NTT menambahkan bahwa Rakernis dan pelatihan fungsi kehumasan ini diharapkan mampu melahirkan strategi komunikasi yang adaptif, kreatif, dan profesional. “Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas personel humas agar semakin profesional dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan humanis kepada masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian acara diisi dengan penyampaian materi dari sejumlah narasumber, diskusi interaktif, serta penguatan kemampuan kehumasan di era digital. Seluruh peserta dari Polres jajaran Polda NTT mengikuti kegiatan dengan antusias.
Para pengemban fungsi kehumasan diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam menjaga ruang digital yang sehat dan menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat Nusa Tenggara Timur. Rakernis ini menjadi langkah konkret Polda NTT dalam mewujudkan institusi yang presisi dan dicintai publik.