Sepekan Hilang, Pria Rote Ndao Ditemukan Tewas dalam Karung di Pantai, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16:01 WIB
Mayat pria yang hilang ditemukan dalam karung hitam di Pantai Ingguhun, Rote Ndao.

ROTE NDAO — Penemuan sesosok mayat dalam karung hitam di Pantai Ingguhun, Kecamatan Lobalain, mengakhiri pencarian warga terhadap Johanis Anabokai yang telah hilang selama sepekan. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan saat warga setempat menyusuri pesisir pantai pada Jumat (15/5/2026).

Bau Busuk dari Bungkusan di Atas Akar Bakau

Kapolsek Lobalain Ipda Djony Elvis Pada mengungkapkan, penemuan bermula saat warga, Yapi Mandala, mencium bau busuk menyengat saat melakukan pencarian. Yapi kemudian mengajak Arnol Tambaru dan Arianto Tambaru untuk memeriksa sumber bau tersebut.

“Mereka melihat bungkusan hitam yang mengapung di atas akar pohon bakau. Setelah didekati, ternyata isinya sesosok jenazah yang tak dikenali,” ujar Elvis kepada wartawan, Sabtu (16/5/2026).

Identitas Terungkap dari Pakaian yang Dikenakan

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Identitas korban akhirnya diketahui setelah anak kandungnya, Ely Yohanis Anabokai, mengenali pakaian yang biasa dikenakan ayahnya sehari-hari.

“Kondisi mayatnya sudah tidak utuh lagi. Diduga sudah meninggal sekitar tujuh hari,” tambah Elvis, menjelaskan kondisi jasad yang telah membusuk.

Organ Tubuh Hilang, Autopsi Segera Dilakukan

Jenazah Johanis kemudian dievakuasi ke RSUD Ba'a untuk pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi yang mengerikan: sejumlah organ tubuh tidak ditemukan, daging sudah hancur, dan kulit kepala terkelupas dari tengkoraknya.

Polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban. “Langkah penyelidikan akan kami lakukan. Untuk memastikan penyebab korban meninggal dunia harus dilakukan tindakan autopsi,” tegas Elvis.

Polisi Imbau Warga Tak Terprovokasi

Laporan kehilangan Johanis sendiri baru diterima Polsek Lobalain pada Kamis (14/5/2026), sehari sebelum jasadnya ditemukan. Terkait dugaan pembunuhan, Elvis menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam.

Ia mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta melaporkan jika memiliki informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa ini. “Terkait itu (dugaan pembunuhan), masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top