Pencarian

Cadillac Pecat Lowdon di Tengah Musim Debut, Haas Justru Terpuruk di Dasar Klasemen F1

Selasa, 18 Agustus 2026 • 21:24:01 WIB
Cadillac Pecat Lowdon di Tengah Musim Debut, Haas Justru Terpuruk di Dasar Klasemen F1
Cadillac mengganti Lowdon dengan Marcin Budkowski di tengah musim debut F1 2026.

NUSA TENGGARA TIMUR — Formula 1 kembali bergulir akhir pekan ini di GP Belanda, namun sorotan utama tertuju pada dua tim yang sedang dilanda masalah. Cadillac baru saja melakukan perombakan besar-besaran dengan mengganti Lowdon oleh Marcin Budkowski, eks tokoh teknis FIA yang berpengalaman. Sementara itu, Haas justru menunjukkan tren negatif dan kini menjadi tim tanpa poin satu pun di klasemen.

Keputusan Berani Towriss: "Lebih Cepat dari Perkiraan"

Dan Towriss mengakui bahwa pergantian Lowdon sebenarnya sudah direncanakan, tetapi datang "lebih cepat dari perkiraan". Ia menilai tim membutuhkan "model dengan technical team principal yang sangat kuat", merujuk pada kesuksesan Andrea Stella di McLaren dan Laurent Mekies di Red Bull.

Padahal, Lowdon adalah sosok kunci yang membangun Cadillac dari nol selama empat tahun, termasuk saat tim belum memiliki kepastian masuk F1 hingga Maret 2025. Namun, Towriss kecewa dengan perkembangan performa di 11 balapan pertama.

Catatan Buruk: Tertinggal 1,2 Detik dari Williams

Data menunjukkan betapa parahnya keterpurukan Cadillac. Jika mengesampingkan bencana Aston Martin di 10 balapan awal, Cadillac rata-rata tertinggal 1,2 detik dari Williams yang juga sedang kesulitan. Masalah keandalan juga menjadi momok, terutama pada sistem rem yang kerap terbakar dan menyebabkan mobil berhenti di tengah sesi.

Dengan Aston Martin yang kini sudah membawa upgrade besar, Cadillac berpotensi semakin terisolasi di dasar grid untuk sisa musim ini.

Nasib Alonso Menanti Performa Mesin Honda Baru

Di sisi lain, Aston Martin membawa harapan besar ke Zandvoort dengan mesin Honda yang diperbarui. Tim memperkirakan defisit performa mesin mencapai 1,5 detik per lap dibandingkan kompetitor terbaik, dan upgrade ini ditargetkan menutup sekitar sepertiga dari jarak tersebut.

Hasil akhirnya akan sangat menentukan masa depan Fernando Alonso di F1. Pebalap asal Spanyol itu dikabarkan menunggu bukti nyata dari performa mesin Honda sebelum memutuskan bertahan atau hengkang. Pengalaman pahitnya bersama McLaren-Honda pada 2015-2017 membuatnya ekstra hati-hati, terutama karena Honda saat itu gagal memenuhi janji performa.

Haas Makin Terpuruk: Satu-Satunya Tim Tanpa Poin

Situasi tak kalah memprihatinkan dialami Haas. Tim asal Amerika Serikat itu kini menjadi satu-satunya konstruktor yang belum mengoleksi poin sama sekali musim ini. Mereka bahkan belum menggunakan sistem penggerak yang sama dengan tim lain, sebuah keanehan yang menjadi pertanyaan besar di paddock.

Dengan 12 balapan tersisa, termasuk ketidakpastian gelaran GP Qatar dan Abu Dhabi akibat konflik Timur Tengah, kedua tim ini harus segera menemukan solusi. Jika tidak, musim 2026 akan menjadi mimpi buruk yang panjang bagi Cadillac dan Haas.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bbc.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks