Pencarian

BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT hingga Senin Pagi, 54 Kali Dirasakan Warga

Senin, 17 Agustus 2026 • 09:37:01 WIB
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT hingga Senin Pagi, 54 Kali Dirasakan Warga
Petugas BMKG memantau aktivitas gempa susulan di NTT yang tercatat 1.598 kali hingga Senin pagi, dengan 54 di antaranya dirasakan warga.

KUPANG — Kepala BMKG Faisal Fathani menyatakan pihaknya masih memantau secara intensif perkembangan aktivitas gempa susulan di wilayah NTT. Data terakhir hingga pukul 07.00 WIB Senin (17/8) mencatat 1.598 kali getaran susulan, dengan 54 di antaranya terasa hingga ke permukaan.

"Gempa susulan terus kita pantau, sebentar saya buka dulu ya informasi terakhir. Ya, sampai dengan jam 7.00 pagi hari ini telah tercatat 1598 gempa susulan, magnitudo terbesar adalah 6,2 magnitudo, yang terkecil 1,3 dan kemudian yang dirasakan kira-kira 54 gempa," kata Faisal di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Jeda Waktu untuk Perbaikan Bangunan

BMKG memperkirakan frekuensi gempa susulan akan semakin mengecil seiring waktu. Fase peluruhan ini menjadi penanda bagi pemerintah daerah untuk mulai melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak.

"Tapi kita terus masih memantau terkait dengan peluruhannya, kemungkinan dalam 2-3 minggu ke depan dia akan meluruh sehingga kita mulai dapat melakukan retrofitting atau perbaikan bangunan atau pembangunan kembali jika dibutuhkan," ujarnya.

Petugas Langsung Bergerak ke Lokasi Terdampak

Faisal memastikan personel BMKG telah tiba di sejumlah titik terdampak sejak awal kejadian. Keberadaan kantor operasional di Pulau Flores mempercepat koordinasi dengan tim penyelamat di lapangan.

"Di NTT tim kita sekarang sudah bergerak ke lokasi. Bahkan ada 3 UPT atau kantor BMKG yang ada di Pulau Flores dan juga ada dua pos kami di sana," jelas Faisal.

"Jadi ketika gempa terjadi memang staf BMKG sudah ada di lokasi, kita tersebar di 191 lokasi di Indonesia sehingga kita langsung bersama pemerintah daerah mengambil tindakan-tindakan penyelamatan, mendampingi BPBD, mendampingi tim SAR dan sebagainya," imbuh dia.

Korban Jiwa Tersebar di 6 Kabupaten

Dampak gempa bumi utama yang terjadi Sabtu lalu menimbulkan korban jiwa yang tersebar di enam kabupaten. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka.

"Total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia dengan rincian, Kabupaten Manggarai Barat satu jiwa. Kabupaten Manggarai Timur 20 jiwa, Kabupaten Manggarai 25 jiwa, Nagekeo 1 jiwa, Sikka 4 jiwa, Ende 2 jiwa," ucap Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers, Minggu (16/8).

Selain korban jiwa, guncangan keras turut merusak ratusan bangunan rumah warga dan fasilitas umum. Ribuan warga di pesisir dan lereng masih bertahan di lokasi pengungsian hingga hari ketiga pascagempa.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks