Mahasiswa Undiknas Hadir di Golo Sepang, Pulihkan Trauma Warga Korban Gempa Manggarai Barat

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Rabu, 23 September 2026 | 05:31:31 WIB
Mahasiswa Undiknas mendampingi anak-anak korban gempa di Golo Sepang, Manggarai Barat.

MANGGARAI BARAT — Sebagian warga Desa Golo Sepang masih bertahan di tenda pengungsian karena khawatir rumah mereka belum aman dan gempa susulan bisa terjadi kapan saja. Kegiatan mahasiswa menyasar kelompok yang paling rentan terdampak, yakni anak-anak dan warga lanjut usia.

Ratusan siswa sekolah dasar diajak bermain, berolahraga bersama, mengikuti edukasi kesehatan, hingga mengenal langkah yang perlu dilakukan saat menghadapi bencana. Puluhan warga lanjut usia mendapat pendampingan dengan rangkaian kegiatan yang disesuaikan kebutuhan mereka.

Anak-Anak Jadi Prioritas Pendampingan

Anak-anak menjadi kelompok yang paling mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut. Suasana di tengah masyarakat pun kembali hidup setelah sebelumnya diliputi ketegangan pascabencana.

Rasa khawatir, perubahan rutinitas, dan kondisi lingkungan pengungsian memengaruhi kehidupan warga setelah gempa. Pendampingan sosial dinilai menjadi bagian penting dari proses pemulihan, bukan hanya perbaikan bangunan yang rusak.

Bantuan Disalurkan Berdasarkan Tingkat Kerusakan Rumah

Undiknas membawa ratusan paket sembako dan obat-obatan untuk warga. Penyaluran bantuan mempertimbangkan tingkat kerusakan rumah, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.

Meski bantuan sudah diberikan, kebutuhan warga di lokasi pengungsian belum sepenuhnya terpenuhi. Sebagian masyarakat yang masih tinggal di tenda membutuhkan beras, terpal, dan karpet.

KKN Tematik Pertama Undiknas di Luar Daerah

Program KKN Tematik Kebencanaan ini menjadi kegiatan KKN tematik pertama Undiknas yang dilaksanakan di luar daerah. Mahasiswa tidak hanya menjalankan aktivitas akademik, tetapi juga belajar memahami kebutuhan masyarakat dalam situasi darurat.

Interaksi langsung dengan warga menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus pengabdian. Kehadiran mahasiswa memberi ruang bagi warga untuk kembali beraktivitas, berinteraksi, dan perlahan membangun rasa aman setelah bencana.

Gempa Flores telah mengubah keseharian masyarakat Golo Sepang. Proses untuk bangkit terus berjalan, dari bantuan kebutuhan dasar hingga kegiatan bersama anak-anak dan warga lanjut usia.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: radarmalioboro.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top