Cara Daftar STIN 2026 lewat SSCASN, Ini Langkah Lengkapnya

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 11:56:01 WIB
Petugas menunjukkan alur pendaftaran Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) melalui portal SSCASN BKN untuk tahun akademik 2026/2027.

STIN - Badan Intelijen Negara (BIN) kembali membuka pintu masuk ke Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) untuk tahun akademik 2026/2027. Pendaftaran taruna dan taruni baru berlangsung lewat portal SSCASN BKN bersamaan dengan sekolah kedinasan lain.

Kapan Pendaftaran Dibuka

Jendela pendaftaran STIN 2026 berlangsung 18-30 Agustus 2026, mengikuti jadwal nasional penerimaan sekolah kedinasan yang ditetapkan BKN. Mendaftar lebih awal disarankan agar ada waktu memeriksa ulang kelengkapan dokumen sebelum batas waktu.

Langkah Pendaftaran STIN 2026

Pendaftaran dilakukan sepenuhnya lewat portal SSCASN BKN dengan tahapan berikut:

  1. Buat akun di SSCASN menggunakan data kependudukan.
  2. Login, lalu pilih menu Sekolah Kedinasan dan instansi Badan Intelijen Negara/STIN.
  3. Tentukan program studi sesuai latar belakang pendidikan.
  4. Lengkapi biodata, unggah dokumen persyaratan, lalu periksa ulang seluruh data sebelum dikirim.
  5. Simpan bukti pendaftaran dan pantau pengumuman lewat kanal resmi.

Syarat Dasar Calon Taruna

Sebelum mendaftar, pastikan memenuhi syarat berikut:

  • WNI yang beriman, bertakwa, dan setia pada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Tidak pernah terlibat tindak pidana dan berkelakuan baik (dibuktikan SKCK).
  • Minimal lulusan SMA/sederajat, bukan dari jalur Paket C.
  • Memenuhi standar nilai akademik, kesehatan, dan fisik.
  • Bersedia mengikuti seluruh ketentuan selama pendidikan.

Peserta lulusan 2024 hingga 2026 perlu memastikan nilai rata-rata ijazah mencapai minimal 85, ditambah nilai mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya juga minimal 85.

Pilihan Jurusan di STIN 2026

  • Sarjana Agen Intelijen — untuk lulusan SMA/sederajat, mengarah ke spesialisasi Human Intelligence (HUMINT), berkaitan dengan operasional intelijen.
  • Sarjana Analis Intelijen — juga untuk lulusan SMA/sederajat, mengarah ke spesialisasi Intelligence Analysis Management, fokus pada analisis informasi untuk keputusan strategis.
  • Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber — khusus lulusan SMK/MAK jurusan Desain Grafis, Komputer, Multimedia, Pengembangan Gim, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Jaringan Akses, atau Teknik Komputer dan Informatika.

Kuota dan Komposisi Penerimaan

STIN menyediakan 100 kursi untuk taruna dan taruni baru pada seleksi 2026, dengan rincian:

  • Sarjana Agen Intelijen: 60 orang
  • Sarjana Analis Intelijen: 20 orang
  • Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: 20 orang

Dari total 100 kuota tersebut, komposisinya 85 persen untuk laki-laki dan 15 persen untuk perempuan.

Ketentuan Fisik Calon Taruna

Tinggi badan diutamakan minimal 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan, dengan berat badan proporsional. Namun kata "diutamakan" memberi ruang bagi peserta di bawah standar tersebut untuk tetap ikut seleksi asal punya prestasi atau kemampuan yang bisa dibuktikan. Selain tinggi dan berat badan, peserta juga wajib lolos pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan panitia.

Tahapan Seleksi Setelah Mendaftar

Setelah pendaftaran dan seleksi administrasi, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar serta rangkaian tes lanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan, kebugaran, dan psikologi sesuai ketentuan penerimaan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah peserta dengan tinggi badan di bawah ketentuan otomatis gugur?
Tidak selalu. Kata "diutamakan" pada syarat tinggi badan berarti peserta yang sedikit di bawah ketentuan masih bisa mengikuti proses seleksi apabila punya prestasi atau kemampuan tertentu yang bisa dibuktikan.

Apakah nilai 85 berlaku untuk semua lulusan atau hanya tahun tertentu?
Ketentuan nilai rata-rata ijazah dan mata pelajaran minimal 85 yang diberitakan berlaku untuk lulusan tahun 2024-2026.

Kesimpulan

STIN membuka tiga program studi pada penerimaan 2026: Sarjana Agen Intelijen, Sarjana Analis Intelijen, dan Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber, dengan total 100 kuota. Pendaftaran berlangsung 18-30 Agustus 2026 lewat SSCASN BKN, dan calon peserta perlu memenuhi syarat akademik, fisik, serta kesehatan sebelum mendaftar.

Reporter: Redaksi
Back to top