JAKARTA — Telkom menyatakan fase perbaikan infrastruktur telekomunikasi di NTT telah rampung. Meski begitu, tim teknis masih memantau satu ruas kabel laut dan beberapa ruas fiber optik darat yang tengah dalam proses pemeliharaan, dengan jalur cadangan (link redundancy) kini difungsikan sebagai jalur utama untuk menjaga ketersediaan jaringan.
“Kami bersyukur seluruh layanan kini telah kembali normal hanya dalam waktu tiga hari. Kecepatan pemulihan ini tidak terlepas dari kerja cepat seluruh tim TelkomGroup, serta kolaborasi erat dengan pemerintah, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat,” kata Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dalam keterangan resminya, Rabu (19/8).
Di lokasi yang sulit dijangkau jaringan terestrial, TelkomGroup mengoperasikan konektivitas satelit Telkomsat di 17 titik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan tetap berjalan di daerah-daerah yang aksesnya terputus akibat bencana.
Sejak hari pertama tanggap darurat, tim teknis langsung diterjunkan untuk melakukan asesmen dan perbaikan infrastruktur tahap awal. Fokus utama diarahkan pada area kritikal yang minim kendala agar pemulihan bisa berjalan paralel di berbagai titik.
Selama masa tanggap darurat, TelkomGroup turut menghadirkan akses internet gratis di sejumlah posko pengungsian dan Kantor Wilayah Telkom. Tersedia pula Posko Siaga Bencana Telkomsel, pembagian kartu perdana SIMPATI berkuota, serta Paket Darurat Telkomsel untuk meringankan beban komunikasi warga.
Layanan Hotline Tanggap Bencana juga dioperasikan 24 jam secara bebas pulsa. Dukungan ini dinilai krusial untuk membantu masyarakat berkomunikasi dengan keluarga, mengakses informasi, serta menunjang koordinasi petugas di lapangan selama kondisi darurat.
Seiring tuntasnya pemulihan layanan, TelkomGroup melanjutkan penyaluran bantuan kemanusiaan ke lima wilayah terdampak, yakni Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, dan Bima. Bantuan yang diberikan mencakup bahan makanan, sembako, kebutuhan bayi dan anak, serta logistik rumah tangga.
“TelkomGroup akan terus hadir melalui dukungan konektivitas dan bantuan kemanusiaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, agar proses pemulihan dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Direktur Network Telkom Nanang Hendarno.
Dukungan kemanusiaan akan difokuskan pada kebutuhan posko, termasuk penyelenggaraan dapur umum dan posko kesehatan. “Bantuan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TelkomGroup untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di fase normalisasi pascabencana,” katanya.