TNI AU Kerahkan Enam Pesawat Angkut Bantuan Logistik ke NTT, Dua C-130J Sudah Tiba di Labuan Bajo dan Maumere

Penulis: Chandra Kusuma  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:22:15 WIB
Enam pesawat angkut TNI AU dikerahkan untuk mengirim bantuan logistik ke NTT.

JAKARTA — Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyatakan pengerahan enam pesawat ini bertujuan agar masyarakat terdampak bencana dapat segera memperoleh pangan dan kebutuhan lainnya. Keenam pesawat tersebut masih disiagakan hingga kondisi di NTT kondusif dan keadaan warga berangsur pulih.

"Kekuatan pesawat terdiri atas dua C-130J Super Hercules, satu C-130 Hercules, satu Airbus A400M, dan dua Boeing 737," kata Nyoman saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Rincian Penerbangan dan Muatan Bantuan ke Labuan Bajo serta Maumere

Sejak Senin (17/8), pesawat-pesawat angkut tersebut telah mulai beroperasi menuju dua titik utama di NTT. Berikut rincian pengiriman yang tercatat:

  • Satu pesawat C-130J Super Hercules terbang menuju Labuan Bajo dengan membawa bantuan seberat 13.500 kilogram.
  • Satu pesawat C-130J Super Hercules lainnya berangkat menuju Maumere dengan membawa bantuan seberat 13.563 kilogram.
  • Pesawat angkut Airbus A400M terbang menuju Labuan Bajo dengan membawa bantuan seberat 20.779 kilogram.
  • Dua pesawat Boeing 737 dikerahkan menuju Maumere dengan masing-masing membawa bantuan seberat 10.000 kilogram.

Armada Angkut Berkapasitas Besar Dikerahkan untuk Percepat Distribusi

Penggunaan pesawat berbadan lebar seperti Airbus A400M dan C-130J Super Hercules menandakan upaya TNI AU untuk memaksimalkan kapasitas angkut dalam satu kali penerbangan. Dengan total muatan yang mencapai puluhan ton, langkah ini diambil untuk memastikan logistik seperti pangan dan kebutuhan pokok lainnya tiba lebih cepat di lokasi pengungsian.

Nyoman memastikan bahwa pesawat-pesawat angkut TNI AU tidak hanya bertugas sekali, melainkan akan terus disiagakan untuk mengangkut bantuan logistik ke NTT. Penugasan ini akan berlanjut sesuai dengan kebutuhan di lapangan hingga masa tanggap darurat dinyatakan selesai.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: kupang.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top