SIKKA — Hiu paus (Rhincodon typus) ditemukan terdampar di Pantai Lowolabo, Desa Lowolabo, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Warga setempat lantas memotong ikan berukuran besar itu dan membagikan dagingnya untuk dikonsumsi.
Penjabat Kepala Desa Lowolabo, Yoseph Nanggonis Da Lopes, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan hiu paus itu sudah dalam kondisi mati ketika ditemukan warga.
"Ya kejadian itu benar dua hari lalu pada Rabu (28/10/2026) pagi, tetapi sudah mati," kata pria yang akrab disapa Gonis, Sabtu (31/10/2026).
Warga Tarik Ikan dengan Tali Nilon ke Pinggir Pantai
Rekaman video yang beredar memperlihatkan warga berbondong-bondong mengikat ikan tersebut lalu menariknya ke tepi pantai. Menurut Gonis, warga memakai tali nilon untuk menggeser bangkai hiu paus sebelum memotong dan membagi-bagikan dagingnya.
"Sehingga masyarakat ada yang tidak tahu, mereka tarik menggunakan tali nilon ke pinggir pantai baru potong dan bagi-bagi untuk dikonsumsi," tuturnya.
Gonis menyebut aksi warga merupakan reaksi spontanitas. Warga Desa Lowolabo belum memahami secara jelas status ikan tersebut sebagai satwa yang dilindungi.
Warga Disebut Belum Tahu Hiu Paus Satwa Dilindungi UU
Menurut Gonis, minimnya pengetahuan soal status konservasi hiu paus membuat warga langsung menyembelih bangkai ikan itu begitu ditemukan. Ia menyatakan warga belum mendapat edukasi yang memadai soal jenis hewan langka di perairan sekitar.
"Warga memang tidak tahu atau mengerti bahwa ikan jenis itu masuk dalam kategori jenis hewan langka yang dilindungi undang-undang (UU)," jelas Gonis.
Hiu paus merupakan spesies yang dilindungi di Indonesia. Perdagangan dan pemanfaatan bagian tubuhnya diatur dalam regulasi konservasi sumber daya alam hayati.
Pemda Sikka Turun ke Lokasi Usai Video Viral
Setelah peristiwa itu tersebar, petugas dari Pemerintah Daerah Sikka langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Pemerintah desa dan dinas terkait belum menyampaikan rincian hasil penelusuran maupun langkah lanjutan.
Kejadian ini menambah catatan kasus hiu paus terdampar di perairan NTT. Wilayah tersebut dikenal sebagai jalur migrasi dan habitat hiu paus, terutama di sekitar perairan Flores dan Sikka.