NGADA — Penyerahan sertifikat bantuan rumah layak huni kepada 14 kepala keluarga di Desa Were III berlangsung di desa setempat. Staf ahli Julie Sutrisno Laiskodat, Minarni, menyerahkan sertifikat tersebut dan diterima langsung oleh masyarakat penerima manfaat. Bantuan berasal dari program stimulan perumahan pemerintah pusat yang diperjuangkan Julie melalui jalur aspirasi reses.
Don Copertino Nua, yang mewakili Julie Sutrisno Laiskodat, menjelaskan bahwa penentuan penerima bantuan melewati sejumlah tahapan. Tim memeriksa kriteria kesejahteraan masyarakat berdasarkan desil 1 hingga 4 dan melakukan survei langsung di lapangan.
Dari 14 unit rumah yang mendapatkan bantuan, 10 rumah sudah selesai dikerjakan. Empat unit lainnya masih dalam proses pembangunan. Don juga mengapresiasi semangat gotong royong warga Desa Were III selama proses pembangunan berlangsung.
Bagi Maria Medho, salah satu penerima manfaat, bantuan tersebut membawa perubahan besar bagi keluarganya. Ia mengaku tidak pernah membayangkan bisa memiliki rumah yang layak untuk ditempati.
"Saya tidak bisa membayangkan karena saya salah satu yang mendapatkan kesempatan mulia ini. Ini sangat membantu kami. Rumah sudah jadi. Saya pikir semasa hidup saya akan terus tinggal di rumah Reok. Tetapi karena adanya bantuan ini, kami sudah punya rumah yang baik," ujar Maria.
Kepala Desa Were III Asterius Kaju menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, dan Julie Sutrisno Laiskodat yang memperjuangkan bantuan bagi warganya. Menurut Asterius, keterbatasan anggaran desa membuat pemerintah desa belum mampu mengalokasikan program pembangunan rumah layak huni secara mandiri.
Desa Were III saat ini hanya memperoleh dana desa sekitar Rp200 juta. "Atas nama seluruh masyarakat Desa Were III, saya mengucapkan terima kasih kepada Bunda Julie Sutrisno Laiskodat yang telah membantu warga kami melalui bantuan rumah layak huni ini," kata Asterius.
Masa jabatan Asterius akan berakhir pada 12 November 2026 dan desa tersebut akan segera melaksanakan pemilihan kepala desa. Ia berharap pemimpin baru mampu memperluas jaringan dan membuka akses terhadap berbagai program pembangunan.
"Harapan saya, pemimpin yang baru nanti bisa membangun jaringan ke luar agar dapat membantu masyarakat kita. Pembangunan desa tidak bisa hanya mengandalkan anggaran desa atau daerah. Kita membutuhkan dukungan langsung dari pemerintah pusat," ujarnya.
Ketua DPD II Partai NasDem Kabupaten Ngada Moses Jala Watu menyampaikan apresiasi atas perjuangan Julie mengawal aspirasi warga Desa Were III hingga terealisasi menjadi 14 unit rumah. Ia menyebut kawasan Ena Bhara sebagai salah satu basis masyarakat Partai NasDem di Kabupaten Ngada.
"Terima kasih kepada Ibu Julie Sutrisno Laiskodat yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat sehingga Desa Were III mendapatkan bantuan 14 rumah layak huni. Beliau memperjuangkan ini melalui dana reses sehingga aspirasi warga dapat direalisasikan," kata Moses.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Partai NasDem Kabupaten Ngada juga membagikan kacamata gratis kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan sosial itu dilaksanakan untuk menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-15 Partai NasDem pada 11 November 2026.