MAUMERE — Perolehan medali Perisai Diri Sikka itu diraih pada ajang yang berlangsung 22 hingga 26 Oktober 2026. Kontingen Sikka tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Nasional Indonesia (IPSI) Kabupaten Sikka.
Medali emas disumbangkan Bimantara Putra Langkamau di kelas solo kreatif putra, West Kamaludin Putra Langkamau di kelas tanding A putra, Maria Fransiscen Gradcia Bero di kelas tunggal putri, dan Agustino Julio Anderson Lera di kelas tanding E putra.
Medali perak diraih Laura Franciska Putri Kanisius (tanding A putri) dan Maria Advenia Donata Giavanna Redo Watu (solo kreatif putri). Adapun lima perunggu datang dari Bonifasius Rangga Putra Dewa Langkamau (tanding under putra), Yohanes Rasi Mbipi (tanding C putra), Bimantara Putra Langkamau (tunggal putra), Markus Yosintus Lewuk (tanding F putra), dan Yustina Marsya Utha (tanding D putri).
Ketua Silat Perisai Diri Kabupaten Sikka Lasarus Moa menyebut para atlet telah melewati proses seleksi ketat mulai dari tingkat ranting dan unit. Menurutnya, Popda menjadi bagian penting persiapan jangka panjang menghadapi PON 2028, saat NTT menjadi tuan rumah.
"Kami sudah mempersiapkan segalanya dengan matang mulia dari latihan. Oleh karena itu, semua pelatih cabang, ranting, dan unit diimbau untuk terus melakukan pembinaan serta pelatihan terhadap anak-anak Perisai Diri Kabupaten Sikka," ujar Lasarus kepada Ekora NTT di Maumere, Rabu, 28 Oktober 2026.
Lasarus mengakui pembinaan atlet kerap terkendala keterbatasan dana. Meski begitu, ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang sudah berjalan dan berharap dukungan itu berlanjut.
"Dukungan tersebut sangat penting agar prestasi atlet pencak silat Sikka dapat terus meningkat dan mampu bersaing pada ajang yang lebih tinggi, termasuk PON 2028," ujarnya.
Kontingen Sikka ke Popda VIII NTT 2026 berjumlah 87 orang, terdiri dari 70 atlet serta 17 pelatih dan ofisial. Mereka turun di enam cabang olahraga: taekwondo, karate, kempo, silat, tinju, dan atletik.
Saat melepas kontingen, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago meminta para atlet mempertahankan prestasi yang sudah diraih dan bangkit dari hasil sebelumnya.
"Bagi kalian yang pernah meraih juara pertama, pertahankan prestasi itu. Bagi yang kemarin meraih perak, bangkitlah," ujar Juventus.
Ia berpesan agar para atlet berjuang sepenuh hati dan membawa kebanggaan bagi daerah serta Indonesia. Bagi Perisai Diri Sikka, hasil di Kupang menjadi modal menuju pembinaan atlet untuk PON 2028 di NTT.