KUPANG — Kegiatan Minggu Kasih di Paroki Katedral Kristus Raja Bonipoi diikuti Kombes Pol Albertus Andreana bersama personel SPN Polda NTT, para siswa SPN, serta anggota Bidpropam Polda NTT yang beragama Nasrani. Kehadiran mereka dalam ibadah tersebut menjadi wujud kebersamaan sekaligus kesempatan menanamkan nilai toleransi dan penghormatan terhadap kehidupan beragama.
Polda NTT menjadikan kegiatan ini bagian dari dukungan terhadap program Quick Wins Kapolri Tahun 2026. Fokusnya memperkuat pelayanan kepolisian yang humanis dan berorientasi pada masyarakat.
Albertus menekankan pentingnya membangun karakter calon anggota Polri yang tidak hanya profesional, tetapi juga menjunjung etika, disiplin, kepedulian, dan sikap humanis. Menurutnya, pembentukan karakter perlu dilakukan menyeluruh, termasuk lewat penanaman nilai moral dan penghormatan terhadap keberagaman.
Nilai-nilai itu disiapkan sebagai bekal para siswa agar kelak mampu menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
Melalui Minggu Kasih, Polda NTT mendorong para siswa memahami bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan. Empati, keteladanan, serta kemampuan membangun hubungan baik dengan masyarakat sama pentingnya.
Semangat toleransi dan kebersamaan diharapkan menjadi bagian dari karakter setiap anggota Polri dalam melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan.
Pelaksanaan Minggu Kasih di Paroki Katedral Kristus Raja Kupang menjadi bagian dari dukungan terhadap Quick Wins Kapolri Tahun 2026, khususnya dalam memperkuat pelayanan kepolisian yang humanis dan berorientasi pada masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib.
Polda NTT berkomitmen terus membangun personel yang profesional, berintegritas, dan humanis, sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat demi situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Nusa Tenggara Timur.