LABUAN BAJO — Kapal pinisi berbobot 51 gross ton (GT) itu mengangkut lima anak buah kapal (ABK) dan 25 penumpang saat melintasi perairan Pulau Tatawa. Nahas, pusaran arus di jalur pelayaran tersebut membuat kapal miring, terbalik, lalu tenggelam pada pukul 14.30 WITA.
Laporan kejadian langsung ditindaklanjuti tim SAR gabungan yang bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi orang-orang di dalam kapal. Dari total 30 orang, 29 berhasil diselamatkan.
Satu orang yang belum ditemukan masih dalam pencarian tim SAR gabungan di sekitar perairan Pulau Tatawa. Operasi pencarian melibatkan personel gabungan yang dikerahkan ke lokasi kejadian sejak laporan diterima.
Perairan Pulau Tatawa berada di kawasan wisata Labuan Bajo, salah satu destinasi pelayaran utama di Nusa Tenggara Timur. Arus laut di sekitar pulau-pulau kecil kawasan tersebut dikenal cukup dinamis dan kerap berubah cepat mengikuti kondisi pasang surut.
KM Feronia membawa 25 penumpang dan lima ABK, dengan total 30 orang di atas kapal saat kejadian. Kapal berjenis pinisi dengan tonase 51 GT ini melayani rute wisata di perairan Manggarai Barat.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih berfokus pada pencarian satu orang yang belum ditemukan. Warga dan pelaku wisata bahari di sekitar Labuan Bajo diminta memperhatikan kondisi arus serta cuaca sebelum melaut.