ENDE — Rombongan diterima Manajer KDKMP Desa Raterua, Arum Puspita, S.Ag., bersama staf Pemerintah Desa Raterua, Sadam. Peninjauan menyasar perkembangan tata kelola koperasi serta potensi usaha ekonomi yang bisa dikembangkan dari wilayah tersebut.
Fokus kunjungan adalah melihat langsung bagaimana KDKMP Desa Raterua dikelola sehari-hari. Dinas Koperasi Provinsi NTT dan Dinas Koperasi Kabupaten Ende hadir bersama jajaran staf untuk menilai kesiapan koperasi menopang ekonomi warga desa.
Pemantauan mencakup tata kelola organisasi dan peluang usaha yang bisa dikembangkan dari potensi lokal. Hasil peninjauan menjadi bahan pembinaan lanjutan bagi pengurus koperasi.
Babinsa Koramil 1602-01/Ende, Peltu M. Mandar, menyatakan pendampingan merupakan bagian dari tugas kewilayahan. Kehadiran dinas provinsi dan kabupaten dinilai penting untuk memberi dorongan bagi keberlangsungan koperasi desa.
"Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Kehadiran Dinas Koperasi Provinsi dan Kabupaten diharapkan memberikan dorongan serta pembinaan yang optimal bagi keberlangsungan KDKMP Desa Raterua," ungkap Peltu M. Mandar.
Kegiatan ini melibatkan tiga pihak sekaligus: pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan TNI AD melalui Babinsa. Pola pendampingan semacam ini menyasar penguatan kelembagaan koperasi di tingkat desa.
Koperasi desa berfungsi sebagai wadah ekonomi warga, mulai dari simpan pinjam hingga pemasaran hasil usaha. Penguatan tata kelolanya berdampak langsung pada kemampuan warga mengakses modal dan pasar.
Seluruh rangkaian kunjungan dan peninjauan berjalan aman, tertib, serta lancar. Pembinaan lanjutan akan bergantung pada hasil pemantauan dinas koperasi terhadap KDKMP Desa Raterua.