Kepala BGN Minta Sekolah di NTT Cek Label Waktu di Setiap Ompreng MBG Sebelum Disajikan ke Siswa

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Rabu, 16 September 2026 | 19:36:01 WIB
Kepala BGN Sudaryono meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SDK St. Arnoldus Penfui, Kota Kupang.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta sekolah di Nusa Tenggara Timur memastikan kebersihan dan keamanan makanan sebelum disajikan kepada siswa dalam Program Makan Bergizi Gratis. Pesan itu disampaikannya saat meninjau langsung pelaksanaan MBG di SDK St. Arnoldus Penfui, Kota Kupang, Rabu, bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena. BGN juga tengah menyiapkan sistem penilaian yang memungkinkan setiap sekolah mengevaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang melayani mereka.

KUPANG — Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menekankan pentingnya pengecekan makanan sebelum sampai ke tangan siswa. Dalam kunjungannya ke SDK St. Arnoldus Penfui, ia meminta kepala sekolah dan guru memastikan setiap ompreng yang diterima dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki label batas waktu konsumsi.

Menurut Sudaryono, pengecekan itu bagian dari upaya memastikan makanan layak dan aman dikonsumsi siswa. Guru diminta tidak langsung mendistribusikan menu MBG ke siswa tanpa memeriksa kondisinya lebih dulu.

Apa yang Harus Dicek Sekolah Sebelum MBG Dibagikan

Sudaryono menyebut label batas waktu di setiap ompreng menjadi penanda utama. Dari situ, guru bisa menilai apakah makanan masih dalam rentang aman untuk disajikan.

Selain label, kebersihan kemasan dan kondisi makanan juga masuk dalam pengecekan awal. Jika ada temuan yang tidak sesuai, sekolah diharapkan tidak meneruskan distribusi ke siswa.

BGN Siapkan Sistem Penilaian Sekolah terhadap SPPG

BGN tengah menyiapkan sistem penilaian yang memberi ruang bagi setiap sekolah untuk mengevaluasi SPPG yang melayani mereka. Penilaian mencakup aspek kebersihan makanan, menu, dan sejumlah unsur lain.

Hasil penilaian itu akan dipakai sebagai bahan evaluasi perbaikan pelaksanaan MBG. "Saat ini kami sedang menyiapkan sebuah sistem, agar kedepannya setiap sekolah dapat melakukan penilaian kepada masing-masing SPPG," ujar Sudaryono.

Gubernur NTT Sebut Kunjungan Perkuat Kolaborasi

Gubernur NTT Melki Laka Lena mendampingi kunjungan tersebut dan ikut makan MBG bersama sejumlah siswa. Ia menilai kunjungan itu menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap program prioritas nasional.

"Pemprov NTT akan terus memperkuat kolaborasi dengan BGN dan pemangku kepentingan terkait, untuk mendukung pelaksanaan MBG yang berkualitas bagi anak-anak di NTT," kata Melki.

Dalam kunjungan itu, Sudaryono juga berdialog dengan siswa dan melihat langsung pelaksanaan program di sekolah tersebut.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: kupang.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top