NUSA TENGGARA TIMUR — Toyota resmi memperkenalkan Veloz HEV sebagai pilihan elektrifikasi terbaru di segmen low MPV. Berbeda dengan Veloz bermesin bensin, varian hybrid ini mengandalkan teknologi 1.500 cc yang dikawinkan dengan motor listrik. Pabrikan belum mengumumkan harga resmi, namun kehadirannya melengkapi lini kendaraan ramah lingkungan Toyota yang kini semakin berkembang di Indonesia.
Toyota menyediakan Veloz HEV dalam tiga pilihan varian. Perbedaan utama terletak pada kelengkapan fitur keselamatan dan material jok.
Veloz HEV dibekali mesin bensin 2NR-VE 1.496 cc 4 silinder DOHC yang menghasilkan tenaga 109 hp dan torsi 121 Nm. Motor listriknya menyumbang torsi tambahan 141 Nm. Transmisi E-CVT menjadi satu-satunya pilihan, dengan sistem penggerak roda depan (FWD).
Baterai yang digunakan bertipe lithium-ion 12 volt. Sistem regenerative braking tersedia untuk mengisi daya baterai saat deselerasi. Veloz HEV tidak dilengkapi port pengisian daya eksternal – pengisian baterai hanya dilakukan melalui mesin bensin dan pengereman regeneratif. Kapasitas tangki bahan bakar tercatat 43 liter.
Dimensi Veloz HEV identik dengan versi bensin: panjang 4.512 mm, lebar 1.780 mm, tinggi 1.700 mm, dan wheelbase 2.750 mm. Ground clearance 205 mm dan kapasitas bagasi 498 liter. Bobot kosong bervariasi antar varian: 1.250 kg untuk V, 1.265 kg untuk Q, dan 1.285 kg untuk Q Modelista.
Semua varian Veloz HEV dilengkapi enam airbag, ABS, EBD, stability control, hill start assist, electric parking brake, dan ISOFIX. Fitur ADAS seperti blind spot monitoring dan rear cross traffic alert hanya tersedia di varian Q Modelista. Veloz HEV belum dilengkapi pengukur tekanan ban dan knee airbag.
Toyota mengklaim konsumsi bahan bakar Veloz HEV mencapai 26 km/liter. Angka ini menjadikannya salah satu MPV paling efisien di kelasnya. Hingga berita ini ditulis, Toyota belum merilis harga resmi. Veloz HEV diposisikan sebagai opsi elektrifikasi yang lebih terjangkau dibandingkan varian hybrid Toyota lainnya.