KUPANG — Warga RT 016/RW 006 Kelurahan Oesapa kini tak perlu lagi berjalan jauh atau antre berjam-jam untuk mendapatkan air bersih. Sumur bor yang baru diresmikan Polda NTT di wilayah itu mampu melayani sekitar 150 kepala keluarga atau setara 450 jiwa.
"Sumur ini sangat membantu kami. Tidak hanya mempermudah akses air, tapi juga mendukung kesehatan lingkungan dan kesejahteraan warga," ujar Beni Faot, warga setempat, saat peresmian di Kupang, Senin.
Peresmian enam sumur bor itu dipusatkan di RT 038/RW 012, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima. Selain di titik utama, lima sumur bor lainnya tersebar di wilayah hukum Polresta Kupang Kota, yakni di Pospol Bimopu Kelurahan Lasiana, RT 016/RW 006 dan RT 017/RW 006 Kelurahan Oesapa Barat, serta RT 002/RW 001 Kelurahan Pasir Panjang.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra mengatakan, program ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah kebutuhan dasar masyarakat. "Melalui momentum Hari Bhayangkara, Polda NTT ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat," katanya.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan keran air secara simbolis. Setelah itu, distribusi air bersih langsung dialirkan kepada warga yang sudah menunggu di lokasi.
Kapolda NTT juga menyerahkan 50 paket bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan itu diharapkan meringankan beban warga di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.