KUPANG — Korem 161/Wira Sakti memimpin apel kesiapan pasukan di Lapangan Hitam Makorem, Jalan W.J. Lalamentik, Oebufu, Rabu (17/6/2026). Apel dipimpin langsung oleh Kasrem 161/Wira Sakti, Kolonel Inf Albertus Yostina David Alam, mewakili Danrem selaku penanggung jawab keamanan wilayah.
Pasukan dibagi ke dalam delapan satuan tugas khusus. Subsatgas Walakir, Rute, Rumah Makan, dan Pelabuhan menjadi prioritas utama, ditambah Satgas Intel, Medis, Penerangan, dan Cadangan.
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dalam amanatnya yang dibacakan Kasrem menekankan bahwa kunjungan Wapres kali ini menyasar tiga program strategis pemerintah di NTT. Selain proyek panas bumi dan KDKMP di Ende, Wapres juga dijadwalkan meninjau sektor pendidikan di kabupaten yang sama.
Seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah potensi gangguan. Pangdam menyoroti ancaman hambatan pada jalur VVIP, penyebaran informasi menyesatkan, dan faktor cuaca yang dapat memengaruhi kelancaran kegiatan di lapangan.
“Laksanakan tugas sesuai prosedur pengamanan VVIP dengan mengedepankan disiplin, profesionalisme, dan tanggung jawab yang tinggi. Jaga sinergitas antarsatuan serta kedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat,” demikian amanat Pangdam yang dibacakan Kasrem di hadapan pasukan.
Apel dihadiri sejumlah pejabat terkait, antara lain Kadis Ops Lanud El Tari Kolonel Pas Sulistiyo Utomo, Dandim 1604/Kupang Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, Dantim Advance Paspampres Mayor Cpm Wahyu Suryana, serta Kabag Ops Satbrimob Polda NTT Kompol Gojal Putra Malemba. Kehadiran lintas instansi ini menegaskan pengamanan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi operasional terpadu.
Melalui apel ini, seluruh unsur pengamanan diharapkan memiliki kesamaan persepsi dan kesiapan optimal. Kegiatan berlangsung tertib dan menjadi wujud sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah selama agenda kenegaraan berlangsung di NTT.