Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis Dukung Garudayaksa FC Seleksi Talenta Muda NTT untuk Elite Pro Academy

Penulis: Endra Sanjaya  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 15:39:31 WIB
Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis mendukung seleksi talenta muda NTT oleh Garudayaksa FC untuk Elite Pro Academy.

KUPANG — Sebanyak tiga kategori usia menjadi sasaran seleksi pemain Elite Pro Academy (EPA) Garudayaksa FC yang akan berlangsung di Stadion Oepoi, Kota Kupang, pada 27–28 Juni 2026. Klub promosi Super League Indonesia itu membuka kesempatan bagi pemain kelahiran 2006–2007 (U-20), 2008–2009 (U-18), dan 2010–2011 (U-16) dari seluruh NTT.

Kegiatan ini mendapat dukungan langsung dari Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis yang juga menjabat sebagai CEO BeTA Academy. Menurut Manajer BeTA Academy Fhyto Francis, kerja sama dengan Garudayaksa FC telah terjalin sejak penyelenggaraan Nusantara Open atau Piala Prabowo Subianto.

Kriteria Seleksi: Bukan Sekadar Kemampuan Teknis

Fhyto Francis menegaskan bahwa proses penjaringan tidak hanya melihat kemampuan teknis pemain di lapangan. Aspek mental, karakter, disiplin, dan potensi perkembangan jangka panjang menjadi pertimbangan utama.

"Kami mencari pemain yang memiliki teknik dasar yang baik, mampu beradaptasi dengan instruksi pelatih, memiliki mental kompetitif, tidak mudah menyerah, serta mempunyai potensi berkembang dalam tiga hingga lima tahun ke depan," ujar Fhyto Francis, Rabu (17/6).

Ia menambahkan bahwa prinsip seleksi berfokus pada potensi masa depan, bukan kemampuan saat ini. "Jangan hanya memilih pemain yang paling hebat hari ini, tetapi pilihlah pemain yang memiliki peluang terbesar untuk berkembang menjadi pesepak bola profesional dan suatu saat mampu memperkuat Tim Nasional Indonesia," tegasnya.

Lumbung Bakat yang Terabaikan

NTT selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung bakat sepak bola nasional. Namun, Fhyto mengakui masih banyak pemain muda potensial yang belum mendapatkan akses dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di level yang lebih tinggi.

Peserta seleksi diperkirakan berasal dari Kota Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Alor, Flores, Lembata, Ende, Ngada, hingga wilayah lainnya. BeTA Academy memiliki jaringan pembinaan seperti BeTA SoE Generation, BeTA Tunas Muda Kupang, BeTA Bajawa, serta sejumlah SSB dan akademi sepak bola di NTT.

Apresiasi Pelatih Lokal

Pelatih SSB Tunas Muda Kupang, Ibnu Sandah, menilai kegiatan ini menjadi peluang besar bagi talenta muda NTT untuk menembus level sepak bola nasional. Ia mengapresiasi komitmen Serena Francis dalam pengembangan olahraga di daerah.

"Kami percaya dengan komitmen dan kapasitas yang dimiliki Ibu Serena Francis. Sebagai CEO BeTA Academy dan Wakil Wali Kota Kupang, beliau memiliki visi yang kuat dalam pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda," pungkas Ibnu.

Garudayaksa FC merupakan salah satu klub yang akan berlaga di Super League Indonesia musim 2025/2026. Seleksi EPA ini menjadi bagian dari persiapan mereka membangun kekuatan tim jangka panjang melalui pembinaan usia muda.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: kampiunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top