Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Waikabubak Sumba Barat, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Penulis: Endra Sanjaya  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 14:55:31 WIB
Gempa magnitudo 5,0 mengguncang wilayah laut timur laut Waikabubak, Sumba Barat.

WAIKABUBAK — Gempa mengguncang warga Sumba Barat pada pertengahan pekan ini. Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa berada di koordinat 9.57 Lintang Selatan dan 119.44 Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 10 kilometer arah timur laut Waikabubak. Kedalaman gempa tercatat sangat dangkal, yakni 10 kilometer.

Pusat Gempa di Laut, Tak Berpotensi Tsunami

Kepala Stasiun Geofisika BMKG setempat menyebutkan, gempa yang terjadi pada Rabu siang itu merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. "Kedalaman 10 km," tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Meski pusat gempa berada di laut, BMKG memastikan tidak ada potensi gelombang tsunami. Getaran gempa dirasakan oleh sebagian warga di Waikabubak dan sekitarnya, namun belum ada laporan dampak signifikan.

Belum Ada Laporan Kerusakan, Warga Diimbau Tetap Tenang

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pemantauan dan pendataan dampak gempa. Hingga sore hari, belum ada laporan mengenai rumah roboh, retakan tanah, atau korban luka.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Sumba Barat dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan yang getarannya lebih kecil.

Gempa Dangkal, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Ini bukan kali pertama Sumba Barat diguncang gempa dangkal. Posisi NTT yang berada di jalur tektonik aktif membuat wilayah ini kerap mengalami getaran. BMKG mengingatkan warga yang merasakan guncangan untuk segera keluar dari bangunan jika memungkinkan, dan menghindari bangunan yang sudah retak atau rusak.

"Pastikan rumah Anda tahan gempa dan tidak ada kerusakan struktural sebelum kembali masuk," demikian imbauan BMKG.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top