MANGGARAI TIMUR — Kolaborasi tiga BUMN menghadirkan angin segar bagi dunia pendidikan di Manggarai Timur. PT SUCOFINDO (Persero) bersama PT Nindya Karya dan PT Pertamina Patra Niaga menggelontorkan bantuan sarana pendidikan untuk SDK Buti melalui program Literasi Negeri. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh perwakilan SUCOFINDO, Sekar D. Setyani, kepada Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas.
Program Literasi Negeri tidak sekadar memberi bantuan alat tulis. Di SDK Buti, bantuan meliputi revitalisasi perpustakaan sekolah, pemberian sejumlah perangkat laptop, serta peningkatan daya listrik. Langkah ini diambil agar proses belajar mengajar berbasis teknologi dapat berjalan optimal di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses.
Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (Persero), Budi Utomo, menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama membangun sumber daya manusia unggul. Menurutnya, dukungan terhadap sektor pendidikan harus dilakukan secara kolaboratif lintas sektor.
“SUCOFINDO meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada pendidikan. Melalui Program Literasi Negeri, kami ingin menghadirkan akses pembelajaran yang lebih inklusif dan berkualitas bagi anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah 3T,” ujar Budi Utomo dalam keterangan yang diterima, Senin.
Budi menambahkan, program ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada tujuan Pendidikan Berkualitas, Berkurangnya Kesenjangan, dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, mengapresiasi keterlibatan BUMN dalam pembangunan sumber daya manusia di daerahnya. Ia menilai program ini menjadi bukti nyata bahwa dunia usaha bisa berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami berterima kasih atas terselenggaranya program ini sehingga anak-anak SDK Buti dapat merasakan pendidikan dengan fasilitas yang memadai. Dukungan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Manggarai Timur,” katanya.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur, Winsensius Tala, menyebut bantuan ini hadir pada waktu yang tepat. Menurutnya, penguatan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah-sekolah daerah sangat membutuhkan dukungan seperti ini.
Kepala Unit TJSL PT SUCOFINDO (Persero), Nuri Hidayat, menjelaskan bahwa Manggarai Timur dipilih karena masih membutuhkan dukungan banyak pihak dalam penguatan sektor pendidikan. Ia menegaskan, penyusunan program dilakukan melalui diskusi bersama pemerintah daerah agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
“SUCOFINDO tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai bisnis, tetapi juga berkomitmen menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. Program Literasi Negeri merupakan bagian dari kontribusi kami dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” jelas Nuri.
Melalui kolaborasi ini, pemerintah daerah berharap kesenjangan akses pendidikan di wilayah 3T dapat semakin diperkecil. Kehadiran fasilitas belajar yang lebih memadai di SDK Buti diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Manggarai Timur untuk berkembang.