KUPANG — Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik. Menurutnya, derajat kesehatan warga menjadi indikator yang sama pentingnya.
“Kemajuan sebuah daerah tidak cuma diukur dari pembangunan infrastruktur fisik, melainkan juga dari kualitas dan derajat kesehatan warganya,” ujar Serena dalam sambutannya di Hotel Naka, Kamis (11/6).
Pertemuan itu dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Trio Hardina, M.K.M., serta Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Kupang, drg. Sinta Ndaumanu, M.Kes. Seluruh kepala puskesmas se-Kota Kupang juga turut serta.
Secara daring, hadir pula Administrator Kesehatan Ahli Madya Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kemenkes RI, Azi Samkari, SKM., MKM. Kehadirannya menjadi sinyal bahwa program ini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.
Serena memandang program PKG dari pemerintah pusat sebagai langkah nyata untuk melindungi masyarakat. Ia juga menekankan bahwa layanan preventif ini berkontribusi langsung pada penguatan kualitas sumber daya manusia di Kota Kupang.
“Ini langkah strategis untuk mempererat kerja sama lintas sektor dalam mendongkrak capaian layanan kesehatan preventif,” kata Serena dalam forum koordinasi tersebut.
Agenda ini menjadi ajang evaluasi dan sinkronisasi data antara Dinas Kesehatan dan puskesmas. Target utama ke depan adalah meningkatkan jumlah warga yang memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis di setiap kelurahan.
Dengan sinergi yang solid, Pemkot Kupang optimistis angka partisipasi warga dalam program PKG bisa melonjak signifikan. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi bagi sistem kesehatan primer yang lebih kuat di ibu kota Provinsi NTT.