Test Ride Polytron Fox 500: Skuter Listrik Bongsor dengan Tenaga 14,7 kW, Tapi Bobot Jadi Konsekuensi

Penulis: Chandra Kusuma  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 10:45:31 WIB
Polytron Fox 500 hadir dengan desain bongsor dan kenyamanan ala maxi scooter.

NUSA TENGGARA TIMUR — Polytron Fox 500 bukan sekadar skuter listrik biasa. Dalam sesi uji coba yang digelar pekan lalu, motor ini langsung mencuri perhatian berkat postur tubuhnya yang bongsor. Dengan dimensi mendekati skuter premium 250 cc, Fox 500 jelas menyasar pengendara yang menginginkan ruang berkendara lega dan posisi duduk ala maxi scooter.

Jok lebar dengan busa empuk dan lumbar support menjadi andalan utama kenyamanan. Area pijakan kaki juga dirancang fleksibel, memungkinkan posisi santai atau semi-selonjor. Kombinasi ini membuat Fox 500 cocok untuk perjalanan harian maupun touring jarak menengah.

Mid-Drive 5 kW dengan Tiga Mode Berkendara

Jantung pacu Fox 500 menggunakan motor listrik tipe mid-drive yang terhubung ke roda belakang via belt drive. Daya nominal 5 kW dan daya puncak 14,7 kW menjadi sumber tenaga utama. Pengendara bisa memilih tiga mode: Eco, Drive, dan Sport.

Mode Eco membatasi kecepatan maksimal di angka 60 km/jam, cocok untuk efisiensi baterai. Mode Drive naik ke 100 km/jam, sementara Sport membuka akselerasi hingga 130 km/jam. Perbedaan respons tenaga antar mode terasa signifikan, dengan mode Sport memberikan akselerasi paling agresif dan instan.

Fitur regenerative braking juga disematkan untuk membantu deselerasi sekaligus mengisi daya baterai saat motor melambat. Sistem ini bekerja halus dan tidak terasa mengagetkan, cocok untuk pengendara yang baru beralih dari motor konvensional.

Baterai 72V 54Ah dan Catatan Jarak Tempuh

Sumber energi Fox 500 berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO4) 72 volt dan 54 Ah. Polytron mengklaim jarak tempuh hingga 130 km dalam sekali pengisian penuh. Namun perlu dicatat, angka tersebut diraih pada kecepatan rata-rata 30–40 km/jam.

Jika motor dipacu di kecepatan tinggi, jarak tempuh aktual dipastikan lebih rendah. Pengisian daya dari kosong hingga penuh memakan waktu 4–5 jam menggunakan charger standar. Motor ini juga sudah mendukung fast charging untuk pengisian lebih cepat.

Konsekuensi Dimensi Besar: Bobot dan Pijakan Kaki

Postur besar Fox 500 memang memberikan kenyamanan berkendara, tapi ada harga yang harus dibayar. Pengendara dengan tinggi sekitar 170 cm masih harus sedikit membuka paha saat menapak karena jok yang lebar. Bobot motor juga terasa cukup berat saat dipindahkan secara manual, misalnya saat mundur atau parkir di tempat sempit.

Meski begitu, untuk pengendara yang terbiasa dengan skuter bongsor seperti Yamaha XMAX atau Honda Forza, bobot ini masih dalam batas wajar. Yang jelas, Fox 500 bukan motor listrik ringan yang bisa diparkir seenaknya.

Secara keseluruhan, Polytron Fox 500 menawarkan paket menarik: performa bertenaga, fitur modern, dan kenyamanan ala maxi scooter. Namun, calon pembeli perlu mempertimbangkan postur tubuh dan kebutuhan mobilitas harian sebelum memutuskan memboyong motor listrik premium ini.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: malang.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top