359 Desa di NTT Masih Krisis Air Bersih, Bappenas Gandeng Platform Data Partisipatif untuk Perbaiki Layanan

Penulis: Aditya Nugraha  •  Senin, 08 Juni 2026 | 14:49:31 WIB
Kolaborasi Bappenas dan mitra gunakan platform data partisipatif untuk atasi krisis air bersih di 359 desa NTT.

JAKARTA — Komitmen ini diumumkan Sekretariat Nasional Open Government Indonesia bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Pemerintah Provinsi NTT, Solar Chapter, dan Wahana Visi Indonesia. Langkah ini menjadi respons atas temuan lapangan yang menunjukkan masih banyak desa di NTT yang belum tersentuh infrastruktur air bersih secara layak.

Data Partisipatif Jadi Acuan Perencanaan

Direktur Hubungan Luar Negeri Kementerian PPN/Bappenas Maharani Putri Samsu Wibowo, selaku Ketua Tim Pelaksana Koordinasi Strategis Pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Keterbukaan Pemerintah, mengatakan platform Mengalir.co mengintegrasikan laporan warga, data pemerintah daerah, dan hasil survei lapangan. "Upaya tersebut didukung oleh platform data partisipatif, Mengalir.co, serta mendorong pemanfaatan dan penguatan data berbasis lapangan sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan program air bersih di daerah," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin.

243 Desa Belum Punya Akses Air Layak

Berdasarkan data yang tervalidasi di 764 desa, sebanyak 243 desa atau 31,58 persen belum memiliki layanan air yang memadai. Dari jumlah itu, 172 desa mengalami sistem tidak berfungsi dan 71 desa lainnya sama sekali belum memiliki infrastruktur air. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis data menjadi krusial agar program tepat sasaran.

Platform Terbuka untuk Semua Pihak

Direktur Eksekutif Solar Chapter Mustika Wijaya menjelaskan bahwa data di Mengalir.co bisa diakses oleh siapa pun. "Laporan partisipatif warga, data pemerintah daerah, dan hingga survei lapangan semua terintegrasi di satu platform yang bisa diakses oleh siapapun, baik dari pemerintah, NGO, ataupun masyarakat itu sendiri," katanya.

Ia menambahkan, data yang terintegrasi ini diharapkan bisa menjembatani kebutuhan lokal dengan solusi berkelanjutan. Selain itu, platform ini menjadi basis koordinasi untuk menyelaraskan berbagai program penyediaan air bersih di NTT.

Kolaborasi Multi Pihak untuk Tata Kelola Air

Keterlibatan multi pihak dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas dan efektivitas program. Pemerintah pusat, pemda, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta didorong bekerja sama agar layanan air bersih bisa menjangkau masyarakat secara lebih merata. Saat ini, platform Mengalir.co telah menyediakan data yang tervalidasi di 764 desa di NTT.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top