Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN UP2B NTT Bersihkan Sampah Anorganik di Pantai Kelapa Lima, Kupang

Penulis: Aditya Nugraha  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 12:06:01 WIB
Jajaran PLN UP2B NTT membersihkan sampah anorganik di Pantai Kelapa Lima, Kupang, pada peringatan Hari Lingkungan Hidup.

KUPANG — Sejak pukul 07.30 WITA, jajaran manajemen hingga staf PLN UP2B NTT menyisir garis pantai bersarung tangan dan kantong sampah. Mereka memungut limbah berbahaya seperti botol plastik, styrofoam, sedotan, hingga sisa jaring nelayan yang mengotori pemandangan dan mengancam biota laut.

Pantai Bersih Jadi Magnet Wisatawan

Manager PLN UP2B NTT, Andi Martha Siswahyudi, yang memimpin langsung aksi di lapangan, mengatakan kebersihan pesisir berdampak langsung pada ekonomi warga. "Pantai yang bersih dan asri adalah magnet utama pariwisata. Ketika wisatawan nyaman berkunjung, maka pendapatan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir di sekitar Pantai Kelapa Lima ini pun akan ikut terangkat," ujarnya.

Komitmen PLN Tak Sekadar Energi Bersih

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa aksi ini bagian dari komitmen besar perusahaan dalam transisi berkelanjutan. Menurutnya, kelestarian ekosistem lokal sama pentingnya dengan penyediaan energi bersih.

"Laut adalah sumber kehidupan sekaligus beranda depan bagi masyarakat NTT. Melalui aksi ini, kami ingin menularkan semangat bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas satu instansi, melainkan tanggung jawab kita bersama," ungkap Eko.

Pemkot Apresiasi, Sampah Langsung ke TPA

PLT Lurah Kelapa Lima, Virgorio Miguel Klau, S.STP, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN. Menurutnya, Pantai Kelapa Lima bukan sekadar ruang publik, melainkan ikon wisata Kota Kupang. "Kami sangat berharap sinergi dan kolaborasi yang positif ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa terus berlanjut di masa mendatang," tuturnya.

Dalam aksi yang berlangsung beberapa jam, tim PLN UP2B NTT berhasil mengumpulkan puluhan kantong sampah anorganik berukuran besar. Sampah tersebut langsung diangkut petugas ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar tidak kembali mencemari laut.

Menyalakan Kesadaran Kolektif

Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN berharap pesan kelestarian ini menggugah kesadaran masyarakat luas dan pelaku industri lainnya. Perusahaan mengajak semua pihak menjaga birunya laut NTT demi keberlanjutan pariwisata bahari dan kemakmuran masyarakat pesisir.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: nttonlinenow.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top