JAKARTA — Program Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan (SEHAT) 2026 resmi dibuka. Beasiswa ini menyasar mahasiswi dari 11 program studi di lingkungan Poltekkes Kemenkes, mulai dari keperawatan, kebidanan, gizi, farmasi, hingga fisioterapi dan teknik radiodiagnostik.
Bantuan finansial yang diberikan mencapai Rp 10 juta per semester. Dana itu mencakup biaya UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi. Khusus mahasiswa jenjang diploma, tersedia tambahan biaya penelitian Rp 3 juta yang diberikan satu kali di tahun akhir masa studi. Sementara penerima jenjang profesi mendapat dana penunjang kapasitas Rp 1,2 juta per semester.
Beasiswa ini hanya untuk Warga Negara Indonesia perempuan yang belum menikah. Untuk jenjang diploma D3/D4, usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun. Sementara jenjang profesi maksimal 27 tahun. Pendaftar harus berstatus mahasiswi aktif Poltekkes Kemenkes dengan ketentuan semester tertentu: semester 1 untuk D3/D4, semester 3 untuk D4 lanjutan, dan semester 1 untuk profesi.
Persyaratan akademik juga cukup ketat. Nilai rapor SLTA minimal 80 per semester bagi pendaftar diploma semester 1. Sementara pendaftar D4 semester 3 wajib memiliki IPK minimal 3,30 dan jenjang profesi minimal 3,75.
Setiap pendaftar diwajibkan membuat esai refleksi diri tulisan tangan sebanyak 250–450 kata. Khusus jenjang profesi, ada tugas tambahan: mengunggah video berdurasi 60 detik di Instagram atau TikTok yang menjelaskan alasan pengabdian di wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi KTP, Kartu Keluarga, pas foto, rapor kelas 10–12, KHS semester 1 (untuk D4 semester 3), ijazah dan transkrip nilai (untuk profesi), surat keterangan mahasiswa aktif, surat rekomendasi, serta hasil scan esai tulisan tangan.
Pendaftaran dibuka 8–30 Juni 2026. Setelah itu, seleksi administrasi berlangsung 1–27 Juli 2026, dengan pengumuman hasil pada 28 Juli 2026. Peserta yang lolos akan mengikuti tes penulisan esai online pada 1 Agustus 2026, lalu tes wawancara online pada 21 Agustus–14 September 2026. Pengumuman akhir dijadwalkan 16 September 2026, dilanjutkan registrasi ulang dan orientasi hingga Oktober 2026.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi SIBK Kemenkes. Calon pendaftar diminta mengisi formulir dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan. Sosialisasi online program ini akan digelar pada 2–5 Juni 2026. Panduan lengkap bisa diakses melalui Panduan Beasiswa SEHAT 2026.