Chelsea Ejek Arsenal Usai Gagal Juara Liga Champions, Stamford Bridge Dijuluki "Rumah Trofi London"

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Senin, 01 Juni 2026 | 04:14:01 WIB
Chelsea memamerkan koleksi trofi mereka di Stamford Bridge setelah Arsenal gagal juara Liga Champions.

NUSA TENGGARA TIMUR — Kekalahan dramatis Arsenal di partai puncak Liga Champions langsung dimanfaatkan Chelsea untuk "menusuk" rival sekota mereka. Laga final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5) dini hari WIB, harus dituntaskan lewat adu penalti setelah skor imbang 0-0 bertahan hingga perpanjangan waktu. PSG akhirnya menang 4-3 lewat titik putih, mempertahankan gelar juara mereka.

Tak sampai 24 jam setelah laga usai, Chelsea merilis unggahan promosi tur stadion Stamford Bridge dengan narasi yang cukup menyengat. Mereka memberikan label khusus pada markas mereka dengan menuliskan: "Satu-satunya Rumah Trofi London." Unggahan itu langsung menuai reaksi beragam dari penggemar Premier League.

Koleksi Trofi Chelsea Jadi Senjata Sindiran

Dalam konten yang diunggah di akun media sosial resmi klub, Chelsea memamerkan koleksi trofi mereka, termasuk dua gelar Liga Champions yang pernah diraih. Salah satunya datang secara dramatis lewat adu penalti melawan Bayern Munich pada 2012 — ironisnya, skenario yang sama baru saja dialami Arsenal. The Blues juga menampilkan trofi Piala Dunia Antarklub yang baru mereka raih di bawah asuhan Enzo Maresca.

"Kunjungi koleksi trofi Liga Champions kami," tulis Chelsea dalam unggahan tersebut. Mereka juga menyertakan tautan pemesanan tur stadion, seolah mengajak fans Arsenal untuk melihat langsung piala yang gagal dibawa pulang The Gunners ke London Utara.

Arsenal Gagal di Final, Chelsea Siap Rebut Kembali Kejayaan

Bagi Arsenal, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Mereka tampil luar biasa sepanjang musim dan bahkan akan memulai musim depan sebagai juara bertahan Premier League. Namun, ambisi meraih trofi "Si Kuping Besar" untuk pertama kalinya dalam sejarah klub kembali kandas di partai final — pencapaian tertinggi mereka di Eropa dalam 20 tahun terakhir.

Di sisi lain, Chelsea sedang bersiap melakukan perombakan besar. Klub baru saja menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer baru yang akan mulai bertugas pada 1 Juli mendatang. Mantan gelandang Liverpool dan Real Madrid itu dikabarkan akan memiliki wewenang lebih luas dalam kebijakan transfer pemain di bawah kepemilikan Blueco. Langkah ini diambil untuk mengembalikan The Blues ke jalur juara setelah performa mereka di liga domestik sempat menurun.

Bagi PSG, kemenangan ini makin mengukuhkan dominasi mereka sebagai penguasa baru sepak bola Eropa. Sementara Arsenal harus menunggu lebih lama lagi untuk mengakhiri puasa gelar di level tertinggi kompetisi antarklub — dan Chelsea tak akan melewatkan kesempatan untuk mengingatkan mereka tentang hal itu.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: babelinsight.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top