NUSA TENGGARA TIMUR — Memasuki akhir Agustus 2026, pantauan pasar mobil bekas daring menunjukkan pergerakan harga SUV yang cukup menarik. Bagi calon pembeli yang mengincar kabin lega dan posisi duduk tinggi tanpa merogoh kocek dalam untuk unit baru, segmen ini layak dipertimbangkan. Tahun produksi, varian, kondisi fisik, serta jarak tempuh menjadi faktor dominan penentu banderol.
Dari data yang dihimpun, dua model mendominasi pencarian: Toyota Fortuner dan Hyundai Santa Fe. Keduanya punya karakter berbeda, begitu pula dengan konsekuensi biaya perawatannya. Berikut rincian kisaran harganya.
Hyundai Santa Fe diposisikan sebagai SUV keluarga dengan prioritas kenyamanan berkendara. Di pasar bekas, harganya berada di rentang Rp152 juta hingga Rp380 juta. Rentang lebar ini terjadi karena unit yang tersedia berasal dari tahun produksi 2013 sampai 2023.
Jika menginginkan fitur lebih modern dan rasa berkendara yang empuk, Santa Fe keluaran terbaru bisa menjadi opsi. Namun, konsekuensinya harus diterima: biaya perawatan dan ketersediaan suku cadang tidak semudah mobil Jepang yang lebih umum di pasaran. Calon pembeli perlu menyiapkan dana lebih untuk perawatan berkala.
Berbeda dengan Santa Fe, Toyota Fortuner justru unggul dari sisi kepraktisan kepemilikan. Harga bekasnya mulai dari Rp127 juta hingga Rp560 juta, dengan pilihan tahun produksi sangat luas dari 2007 sampai 2024. Nama besar Fortuner di pasar SUV Indonesia membuatnya mudah dicari dan dijual kembali.
Keunggulan utama Fortuner terletak pada jaringan servis yang tersebar hingga ke daerah, serta ketersediaan suku cadang yang relatif mudah ditemukan. Faktor ini yang membuat nilai jual kembalinya cenderung stabil dibanding kompetitor sekelasnya. Bagi pembeli yang mengutamakan ketenangan purna jual, Fortuner adalah pilihan paling logis.
Keputusan akhir kembali pada prioritas masing-masing. Fortuner menawarkan ketenangan logistik dan biaya perawatan yang lebih terukur, cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh. Santa Fe menawarkan kemewahan kabin dan kenyamanan berkendara ala mobil Eropa, tetapi dengan komitmen biaya perawatan yang lebih tinggi.
Sebelum memutuskan, lakukan inspeksi menyeluruh pada unit incaran. Periksa riwayat servis, kondisi mesin, transmisi, dan pastikan tidak ada bekas tabrakan berat. Membeli SUV bekas di Agustus 2026 bisa menjadi keputusan tepat selama riset dilakukan matang.