Gempa Flores Magnitudo 7,7: Demokrat Ende Salurkan 500 Paket Sembako untuk Warga Terdampak, Prioritas di Dalam Kota

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:43:02 WIB
DPC Partai Demokrat Kabupaten Ende menyalurkan 500 paket sembako kepada warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di Kota Ende, Kamis (20/8).

DPC Partai Demokrat Kabupaten Ende mulai menyalurkan 500 paket sembako bagi warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Flores. Penyaluran tahap pertama dilakukan Kamis (20/8) menyasar tiga lokasi di dalam Kota Ende, meny menyusul instruksi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Bantuan ini diharapkan meringankan beban warga yang rumahnya rusak akibat guncangan pada 15 Agustus 2026 lalu.

ENDE — Ratusan paket sembako mulai didistribusikan DPC Partai Demokrat Kabupaten Ende kepada warga yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Pulau Flores. Sebanyak 500 paket disiapkan dalam aksi tanggap darurat yang digelar pada Kamis (20/8) ini, dengan prioritas awal pada warga di dalam kota.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ende, Mikael Tani Badeoda, bersama Sekretaris Maxi Mari turun langsung menyerahkan bantuan di lapangan. Menurut Mikael, aksi ini merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang ingin memastikan warga terdampak segera mendapat bantuan.

Instruksi AHY dan Target Penyaluran Bertahap

"Ini emergensi karena musibah bencana alam gempa bumi yang ada di Flores. Di DPC Ende kami diperintahkan oleh ketua kami Bapak Agus Harimurti Yudhoyono, bersama Mas Ibas, Ketua Fraksi dan Bapak Benny K. Harman bersama Ibu Anita untuk bisa secepat mungkin membagi sembako," kata Mikael di sela penyerahan bantuan.

Ia menguraikan, kurang lebih 500 paket sembako telah disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat yang terkena bencana. Penyaluran hari pertama diprioritaskan untuk tiga lokasi, yaitu Desa Ngalupolo, Kelurahan Tanjung, dan Paupanda. "Besok dan seterusnya kami akan jalan ke beberapa titik di luar kota," imbuhnya.

Akses Longsor Jadi Kendala di Desa Ngalupolo

Di Desa Ngalupolo, Kecamatan Ndona, proses penyerahan bantuan sempat terkendala. Material longsor masih menutupi sebagian akses jalan menuju desa, meskipun telah dibersihkan oleh pemerintah bersama TNI/Polri. Alhasil, bantuan diserahkan di pertengahan jalan kepada perangkat desa dan warga.

Kepala Desa Ngalupolo, Kosmas Damianus Kota, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Partai Demokrat. Ia mengakui bantuan tersebut sangat membantu warganya di tengah situasi sulit pascagempa. Menurut catatannya, setidaknya ada 20 rumah di desanya yang rusak akibat guncangan.

Baru Dua Partai yang Bergerak Cepat

Kosmas menuturkan, hingga saat ini baru dua partai yang sudah menyalurkan bantuan ke lokasi terdampak, yakni PDI Perjuangan dan Partai Demokrat. Ia juga menyebut sejumlah pihak lain seperti Keuskupan, Dandim Ende, keluarga Herman Heri, serta Kapolres Ende telah menyampaikan rencana penyaluran bantuan dalam waktu dekat.

Selain bantuan sembako, Kosmas berharap akses transportasi dari Ende menuju Ngalupolo-Reka menjadi prioritas penanganan pemerintah. Kondisi jalan yang rusak dan tertutup longsor dikhawatirkan menghambat distribusi bantuan lanjutan dan mobilitas warga.

Mikael menegaskan komitmen partainya untuk terus berada bersama masyarakat yang mengalami kesulitan. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga selama masa tanggap darurat bencana gempa bumi ini.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: ekorantt.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top