Pertamina Pastikan BBM dan LPG di Sulteng Aman, Pasokan Normal Pasca-Gempa M 6,2

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:01:31 WIB
Petugas Pertamina memeriksa fasilitas penyaluran BBM dan LPG pascagempa M 6,2 di Sulawesi Tengah.

NUSA TENGGARA TIMUR — Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang berpusat di Parigi Moutong sempat memicu kekhawatiran terganggunya pasokan energi. Namun, PT Pertamina Patra Niaga memastikan infrastruktur penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di Sulawesi Tengah dan sekitarnya tidak mengalami kerusakan berarti.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan monitoring intensif langsung dilakukan tim lapangan pasca-gempa. Hasilnya, seluruh fasilitas operasional masih berfungsi normal.

"Pasca gempa bumi di wilayah Parigi Moutong, kami terus melakukan monitoring terhadap kondisi operasional dan sarana penyaluran energi. Sampai saat ini, operasional penyaluran BBM maupun LPG tetap berjalan aman dan tidak terdampak, sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap dapat dilayani," ujar Lilik.

Prioritas Utama: Keselamatan dan Keandalan Distribusi

Pertamina tidak hanya berfokus pada kelancaran pasokan, tetapi juga menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Pemeriksaan berkala terhadap sarana dan fasilitas operasional terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

"Kami terus memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasional. Monitoring akan tetap dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan, termasuk apabila terdapat gempa susulan," tambah Lilik.

BMKG sebelumnya mengonfirmasi bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, namun warga tetap diimbau waspada terhadap aktivitas seismik lanjutan.

Koordinasi dengan Pemda dan Imbauan Antisipasi Panic Buying

Untuk menjaga rantai pasok energi tetap stabil, Pertamina berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait di area terdampak. Langkah ini memastikan distribusi dari depot hingga ke lembaga penyalur tidak terhambat.

Di tengah situasi pascagempa, perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Masyarakat diminta memantau informasi resmi dari BMKG maupun kanal resmi Pertamina agar tidak mudah terpancing isu yang tidak jelas kebenarannya.

Dengan terjaminnya pasokan energi ini, aktivitas ekonomi dan layanan publik di Parigi Moutong dan sekitarnya diharapkan dapat segera pulih seperti sedia kala.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: portalmedia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top