Kemensos Pastikan Tali Asih untuk Korban Meninggal Gempa NTT, Program Pemberdayaan Ekonomi Menyusul

Penulis: Endra Sanjaya  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 19:21:31 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan santunan tali asih bagi korban meninggal gempa NTT menjadi prioritas penanganan.

NUSA TENGGARA TIMUR — Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan penanganan gempa di Nusa Tenggara Timur berjalan bertahap, mulai dari evakuasi hingga pemulihan. Santunan bagi korban jiwa menjadi prioritas yang langsung diproses pemerintah.

"Korban yang wafat tentu akan mendapatkan tali asih. Setelah itu nanti akan ada program-program pemberdayaan pascabencana," kata Gus Ipul, sapaan akrabnya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8).

Fokus Evakuasi dan Dapur Umum

Gus Ipul belum merinci besaran santunan maupun bentuk program pemberdayaan yang dimaksud. Saat ini, fokus utama pemerintah adalah menyelesaikan proses evakuasi korban di lokasi terdampak.

"Pertama adalah evakuasi, kemudian mendirikan dapur umum atau dukungan logistik yang dibutuhkan seperti makanan siap saji dan lain-lain," ujarnya.

Tagana Dikerahkan, Logistik Bergerak

Kementerian Sosial telah menerjunkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk mempercepat penanganan di lapangan. Operasi kemanusiaan ini berjalan di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, dan Polri.

Sebagian kebutuhan logistik sudah tiba di wilayah terdampak. Sebagian lainnya masih dalam perjalanan menuju lokasi bencana.

"Semua bergerak bersama," kata Gus Ipul.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top