ASDP Kupang Hentikan Seluruh Pelayaran Kapal Ferry di NTT Usai Gempa Flores, Ini Dampaknya bagi Penumpang

Penulis: Chandra Kusuma  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:24:31 WIB
ASDP Cabang Kupang menghentikan sementara seluruh pelayaran kapal ferry di NTT usai gempa Flores.

KUPANG — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang resmi menghentikan sementara seluruh aktivitas pelayaran kapal ferry di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyusul terjadinya gempa bumi di wilayah Flores. General Manager ASDP Cabang Kupang, Kristoper Manafe, membenarkan penghentian operasional ini berlaku untuk semua kapal yang beroperasi di seluruh lintasan dalam provinsi NTT.

Langkah ini merupakan bagian dari prosedur keselamatan standar perusahaan. Pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi dermaga dan jalur pelayaran menjadi prioritas sebelum layanan kembali beroperasi normal.

Pemeriksaan Infrastruktur Menjadi Prioritas Utama

Kristoper menjelaskan bahwa penghentian ini bertujuan untuk melakukan inspeksi teknis terhadap seluruh fasilitas pelabuhan dan kapal. Pihaknya tidak ingin mengambil risiko operasional sebelum memastikan kondisi benar-benar aman.

"Kami lakukan penghentian sementara ini sebagai langkah antisipasi. Tim teknis kami sedang melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan keselamatan pelayaran," ujarnya.

Penumpang Diminta Menunggu Informasi Resmi

ASDP mengimbau para calon penumpang untuk bersabar dan menunda perjalanan hingga ada pengumuman resmi mengenai pembukaan kembali layanan. Informasi terbaru akan disampaikan melalui kanal resmi perusahaan.

Calon penumpang yang sudah memiliki tiket dapat melakukan penjadwalan ulang atau pengembalian tiket sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak ASDP menjamin proses tersebut dapat dilakukan tanpa biaya tambahan.

Gempa Flores Mengguncang Sejumlah Wilayah

Gempa bumi yang berpusat di wilayah Flores ini dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di sejumlah kabupaten. Getarannya memicu kekhawatiran terjadinya kerusakan infrastruktur, termasuk fasilitas pelabuhan yang menjadi urat nadi transportasi antarpulau di NTT.

Wilayah NTT sendiri dikenal sebagai daerah rawan gempa karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya prosedur keselamatan yang ketat dalam operasional transportasi laut.

Kapan Layanan Kapal Ferry Kembali Beroperasi?

Hingga berita ini diturunkan, ASDP belum memberikan kepastian waktu pembukaan kembali layanan pelayaran. Pihak perusahaan masih menunggu hasil pemeriksaan teknis dari tim di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari ASDP atau menghubungi kantor cabang terdekat untuk mendapatkan keterangan terbaru. Keselamatan penumpang tetap menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan ini.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: kupang.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top