JAKARTA — Dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nagekeo dan sekitarnya pada Sabtu (14/12) dini hari. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengonfirmasi kedua korban jiwa tersebut tercatat di kawasan Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka.
“Berdasarkan laporan pendahuluan, peristiwa gempa bumi berdampak di wilayah Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yaitu satu laki-laki dan satu perempuan, serta satu orang mengalami luka-luka,” kata Berton dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu.
Gempa yang berkedalaman 15 kilometer ini berpusat di laut pada jarak 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo. Guncangan kuat berdurasi sekitar satu menit dilaporkan dirasakan warga di Kabupaten Nagekeo, Sikka, dan Manggarai Barat.
Getaran tidak hanya terasa di wilayah NTT. BPBD setempat mencatat guncangan turut menyebar hingga ke Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), serta sejumlah daerah di Sulawesi Selatan seperti Jeneponto, Kepulauan Selayar, dan Maros.
Menyusul gempa utama, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah NTT, NTB, dan Sulawesi Selatan. Potensi gelombang tinggi tersebut akhirnya dicabut pada pukul 07.30 WIB.
Meski peringatan telah berakhir, proses evakuasi warga di kawasan pesisir tetap berjalan. BPBD bersama tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI, dan Polri langsung dikerahkan untuk mengarahkan warga menjauh dari garis pantai serta memberikan penanganan medis bagi para korban.
Aktivitas seismik masih berlanjut pascagempa utama. BNPB mencatat setidaknya dua kali gempa susulan berkekuatan signifikan, masing-masing bermagnitudo 6,2 yang terjadi pada pukul 05.13 WIB dan 05.28 WIB.
BNPB mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir, untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta menjauhi bangunan yang terlihat retak atau rusak akibat getaran, serta selalu mengikuti instruksi evakuasi dari petugas resmi di lapangan hingga status keamanan benar-benar dipastikan.