KUPANG — NU Care-LAZISNU melanjutkan penyaluran bantuan bagi warga yang masih terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Bantuan disalurkan melalui program NU Peduli sebagai bentuk khidmat lembaga dalam membantu kesejahteraan dan kemandirian umat.
Lembaga amil zakat ini mendayagunakan dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), dana Corporate Social Responsibility (CSR), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) untuk mendukung pemulihan warga. Penyaluran dilakukan sesuai regulasi dan ketentuan syariah yang berlaku.
Fokus Program: Kesejahteraan dan Kemandirian Warga
NU Care-LAZISNU menempatkan pengangkatan harkat sosial sebagai tujuan utama penyaluran bantuan. Dana yang dihimpun dari masyarakat disalurkan untuk membantu warga terdampak bencana agar dapat kembali bangkit secara ekonomi dan sosial.
Program NU Peduli menjadi kanal utama lembaga ini dalam merespons bencana di berbagai wilayah Indonesia, termasuk gempa bumi yang melanda NTT.
Komitmen Transparansi dan Kepatuhan Syariah
Pengelolaan dana dilakukan dengan prinsip akuntabilitas ketat. NU Care-LAZISNU menegaskan seluruh dana yang ditunaikan melalui lembaga ini bukan bertujuan untuk pencucian uang (money laundry) dan bukan bersumber dari dana tindak kejahatan seperti korupsi.
Pernyataan itu disampaikan untuk memastikan kepercayaan donatur terhadap tata kelola lembaga. Setiap rupiah yang masuk dikelola sesuai ketentuan syariah dan regulasi yang mengatur lembaga amil zakat.
Kanal Donasi dan Layanan Informasi
Masyarakat yang ingin turut berkontribusi dapat menyalurkan bantuan melalui kanal resmi NU Care-LAZISNU. Layanan informasi tersedia melalui nomor WhatsApp di +6281398009800 dan email support@nucare.id.
Kantor pusat lembaga ini beralamat di Jl. Kramat Raya No.164, RT.7/RW.2, Kenari, Senen, Jakarta Pusat. Donatur dapat menghubungi kanal tersebut untuk informasi lebih lanjut mengenai penyaluran bantuan.
Penyaluran bantuan lanjutan bagi warga terdampak gempa bumi NTT akan terus dilakukan selama masa pemulihan berlangsung.