NUSA TENGGARA TIMUR — PT BYD Motor Indonesia merilis daftar harga terbaru untuk seluruh lini kendaraannya di Jakarta per Agustus 2026. Pabrikan asal China itu kini menggarap pasar dengan strategi ganda: tetap mempertahankan mobil listrik murni (BEV) dan mulai merambah teknologi plug-in hybrid lewat M6 DM-i.
Keputusan ini diambil di tengah persiapan pabrik lokal mereka di Subang, Jawa Barat, yang ditargetkan beroperasi awal 2026. Langkah tersebut sekaligus menjawab kebutuhan konsumen yang mulai melirik opsi hybrid sebagai jembatan dari kendaraan konvensional ke elektrifikasi penuh.
M6 DM-i: Pilihan Hybrid dengan Tiga Konfigurasi Kabin
Model terbaru yang menarik perhatian adalah BYD M6 DM-i, MPV hybrid yang tersedia dalam lima varian. Harga dibuka dari Rp298 juta untuk Classic Standard 7 seater, naik ke Rp318 juta untuk Classic Dynamic, dan Rp360 juta untuk Cross Advance.
Dua varian tertinggi menawarkan opsi kursi kapten: Cross Superior 7 seater dihargai Rp380 juta, sedangkan versi 6 seater dengan Captain Seat dibanderol Rp390 juta. Kehadiran M6 DM-i memberi alternatif bagi keluarga yang ingin efisiensi BBM tanpa khawatir infrastruktur pengisian daya.
Atto 1 Jadi Pintu Masuk Termurah, Dolphin dan Atto 3 di Tengah
Di segmen entry-level, BYD Atto 1 menjadi model paling terjangkau dengan tiga pilihan trim. Standard dibanderol Rp199 juta, Dynamic Rp205 juta, dan Premium Rp245 juta. Harga ini menempatkan Atto 1 sebagai salah satu mobil listrik termurah di pasar Indonesia.
Naik satu level, Dolphin tersedia dalam dua varian: Dynamic Rp369 juta dan Premium Rp429 juta. Sementara itu, Atto 3 kini hanya menyisakan satu varian Advanced-Plus seharga Rp415 juta, turun dari sebelumnya yang sempat memiliki beberapa opsi trim.
Sealion 7 dan Seal: Jajaran Premium dengan Performa AWD
Untuk segmen SUV dan sedan premium, BYD Sealion 7 hadir dengan dua pilihan. Varian Premium dibanderol Rp629 juta, sementara Performance AWD mencapai Rp719 juta. Keduanya bersaing langsung dengan SUV listrik buatan pabrikan Korea dan Eropa.
Di puncak line-up, BYD Seal menawarkan Premium Extended Range seharga Rp639 juta dan Performance AWD di angka Rp750 juta. Dengan harga tersebut, Seal Performance menjadi model termahal BYD di Indonesia, mengungguli Sealion 7 AWD.
M6 Listrik Murni Tetap Dipertahankan
Menariknya, BYD tidak menghapus M6 versi BEV meski sudah ada varian DM-i. M6 Standard 7 seater dijual Rp383 juta, Superior Rp423 juta, dan Superior Captain Seat Rp433 juta. Strategi ini memberi konsumen pilihan: tetap full listrik atau beralih ke hybrid dengan harga lebih rendah.
Dengan rentang harga Rp199 juta hingga Rp750 juta, BYD kini menguasai hampir semua segmen harga kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Mulai dari konsumen pertama kali yang ingin mencoba EV, hingga pembeli mobil premium yang menuntut performa tinggi, semua punya opsi di lini BYD.
Selisih harga antar varian yang cukup tipis, seperti Atto 1 Dynamic ke Premium yang hanya Rp40 juta, menunjukkan BYD sengaja merancang strategi harga untuk mendorong konsumen memilih varian tertinggi. Namun bagi yang budget-nya pas-pasan, varian dasar tetap menawarkan fitur esensial yang tidak jauh berbeda.