KEFAMENANU — Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan rencana pemberian hadiah ziarah itu dalam sambutan kegiatan Tour de EnTeTe rute kedua etape Pulau Timor, Kamis (5/11/2026). Rute kedua tersebut membentang dari Kantor Desa Oeprigi, Kabupaten TTU, menuju Kantor Camat Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Menurut Gubernur Melki, gagasan hadiah ziarah ke tanah suci merupakan sumbangan pemikiran Bupati TTU Yosef Falentinus Kebo. Pemerintah provinsi memutuskan mengeksekusi ide tersebut dengan menyesuaikan tujuan ziarah pada agama masing-masing peserta.
Lima peserta terbaik Tour de EnTeTe 2026 akan diberangkatkan ke Tanah Suci sesuai kepercayaan mereka. Peserta Katolik dapat diarahkan ke Israel atau Roma, sedangkan peserta Kristen dapat memilih ziarah ke Israel.
Bagi peserta Muslim, hadiah berupa ibadah umrah ke Arab Saudi. Peserta beragama Hindu berkesempatan melakukan perjalanan religi ke India.
"Jadi yang pasti, lima peserta terbaik Tour de EnTeTe nanti kita berangkatkan untuk ke Tanah Suci masing-masing," kata Melki dalam sambutannya.
Gubernur Melki mengaku sempat menimbang usulan Bupati TTU sebelum memutuskan menjalankannya. Menurutnya, hadiah ziarah bisa dijalankan berbarengan dengan penyelenggaraan tour yang sedang berlangsung.
"Ini Pak Bupati (TTU) punya ide kemarin. Saya pikir-pikir boleh juga, kita eksekusi. Jadi semuanya sambil jalan, tampilkan citra diri yang baik-baik supaya bisa terpilih untuk berangkat ke Tanah Suci," ujarnya.
Pernyataan itu sekaligus menjadi pesan kepada peserta agar menampilkan citra diri yang baik selama rangkaian kegiatan. Penilaian peserta terbaik akan menentukan siapa yang berhak atas hadiah ziarah tersebut.
Tour de EnTeTe 2026 digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Nusa Tenggara Timur. Rute kedua etape Pulau Timor menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang melintasi sejumlah kabupaten di daratan Timor.
Etape Pulau Timor sendiri menghubungkan wilayah Kabupaten TTU dan Kabupaten TTS. Titik start berada di Kantor Desa Oeprigi, sementara garis akhir rute berada di Kantor Camat Polen.
Pemerintah provinsi belum merinci jadwal pengumuman lima peserta terbaik maupun waktu keberangkatan ziarah. Keduanya akan bergantung pada hasil penilaian sepanjang rangkaian Tour de EnTeTe 2026.